Tradisi Jamasan Gangsa Sriwedari Terus Dilestarikan, Pemkot Solo Siapkan Revitalisasi Gedung Wayang Orang

0
IMG-20260707-WA0030

SOLO, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kota Surakarta kembali menggelar Kirab Budaya dan Jamasan Gangsa Sriwedari sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi sekaligus menjaga warisan budaya Kota Solo. Kegiatan tahunan tersebut berlangsung di Plaza Taman Sriwedari, Gedung Wayang Orang Sriwedari, Selasa (7/7/2026).

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan, prosesi jamasan merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bagi Gedung Wayang Orang Sriwedari yang memiliki nilai sejarah tinggi sejak masa pemerintahan Pakubuwono X.

Menurut Astrid, Pakubuwono X meninggalkan banyak warisan budaya dan bangunan bersejarah yang hingga kini terus dilestarikan oleh masyarakat Kota Solo.

“Kegiatan hari ini merupakan jamasan pusaka Gedung Wayang Orang Sriwedari. Tadi juga dipanjatkan doa sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh aktivitas di Gedung Wayang Orang Sriwedari senantiasa mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Ia berharap, keberadaan Gedung Wayang Orang Sriwedari terus memberikan manfaat, baik bagi para seniman, pekerja seni yang menggantungkan hidup di tempat tersebut, maupun masyarakat yang menikmati pertunjukan wayang orang.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani (JatengNOW/Kevin Rama)

Astrid mengungkapkan, perkembangan Gedung Wayang Orang Sriwedari menunjukkan tren positif. Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bahkan, menurutnya, peningkatan jumlah penonton tidak hanya datang dari kalangan pecinta budaya, tetapi juga didominasi generasi muda yang mulai tertarik menikmati pertunjukan wayang orang.

“Alhamdulillah, Gedung Wayang Orang dari tahun ke tahun semakin ramai. Kami melihat traffic penonton terus meningkat, khususnya dari kalangan anak muda. Ini menjadi tren yang sangat baik,” katanya.

Melihat tingginya minat masyarakat tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berencana mengalokasikan anggaran revitalisasi Gedung Wayang Orang Sriwedari pada tahun 2027.

Revitalisasi dinilai penting mengingat usia bangunan yang sudah cukup tua sehingga membutuhkan perawatan agar tetap menjadi pusat pelestarian seni budaya sekaligus destinasi wisata budaya andalan Kota Solo.

“Insyaallah tahun depan kami masukkan anggaran untuk revitalisasi Gedung Wayang Orang. Selain karena antusiasme masyarakat yang terus meningkat, kami juga merasa bangunan ini sudah cukup tua sehingga perlu dipelihara dan dirawat untuk keberlangsungan ke depan,” pungkas Astrid. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *