Satpolairud Polresta Pati Intensifkan SIPOLA CEKAL untuk Cegah Kebakaran Kapal

0
image

Satpolairud Polresta Pati Intensifkan SIPOLA CEKAL untuk Cegah Kebakaran Kapal (JatengNOW/Dok)

PATI, JATENGNOW.COM – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran kapal melalui program inovatif SIPOLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Program tersebut diwujudkan dengan patroli rutin di kawasan pelabuhan, dermaga, hingga galangan kapal yang disertai edukasi kepada para pekerja, Senin (13/7/2026).

Patroli kali ini dipusatkan di Dok Putra Barokah dan dipimpin Ps. KBO Satpolairud Polresta Pati, Aiptu Eko Setiyanto. Dalam kegiatan tersebut, personel memeriksa langsung aktivitas di atas kapal serta mengawasi pekerjaan pengelasan dan penggerindaan yang memiliki risiko tinggi memicu kebakaran apabila tidak dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada anak buah kapal (ABK), pemilik kapal, dan para pekerja agar selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja, terutama saat melakukan pekerjaan yang menghasilkan percikan api.

Petugas mengingatkan pentingnya menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, serta pompa air atau alkon sebagai langkah antisipasi apabila terjadi percikan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, program SIPOLA CEKAL menjadi langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran kapal di kawasan pelabuhan maupun galangan kapal.

“Melalui SIPOLA CEKAL, kami rutin melakukan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada pekerja las, pemilik kapal, dan ABK agar setiap pekerjaan panas dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Pencegahan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas pengelasan dan penggerindaan merupakan pekerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi sehingga harus didukung dengan kesiapan sarana penanggulangan kebakaran.

“Kami ingin memastikan setiap lokasi pekerjaan panas memiliki perlengkapan penanggulangan kebakaran yang memadai. Kesiapan alat menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas apabila terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Kompol Hendrik mengapresiasi para pekerja di Dok Putra Barokah yang telah mematuhi standar keselamatan dengan menyiapkan APAR, karung goni basah, dan pompa air sebelum memulai pekerjaan.

Ia berharap budaya kerja yang mengedepankan keselamatan dapat terus diterapkan oleh seluruh pelaku usaha perkapalan di wilayah Kabupaten Pati.

“Kami mengajak seluruh masyarakat pesisir, pemilik kapal, dan para pekerja untuk bersama-sama menjaga keselamatan. Jika menemukan potensi bahaya atau kondisi yang berisiko memicu kebakaran, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditangani sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar,” tegasnya.

Hasil patroli menunjukkan seluruh pekerja di Dok Putra Barokah telah memenuhi standar kesiapsiagaan dengan menyediakan APAR, karung goni basah, dan alkon sebagai langkah antisipasi kebakaran. Seluruh imbauan dari petugas juga diterima dengan baik.

Selain itu, Satpolairud Polresta Pati mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pemilik kapal, dan pelaku usaha di kawasan pelabuhan, agar memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan potensi kebakaran, gangguan keamanan, maupun membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam untuk mempercepat respons petugas di lapangan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *