Hari Jadi ke-285, Bupati Harno Tegaskan Ketahanan Pangan, SDM Unggul, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Rembang

0
image

Hari Jadi ke-285, Bupati Harno Tegaskan Ketahanan Pangan, SDM Unggul, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Rembang (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten Rembang menjadikan peringatan Hari Jadi ke-285 sebagai momentum memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pembangunan infrastruktur yang andal.

Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang Harno saat memimpin upacara Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-285 di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7/2026).

Mengusung tema “Ketahanan Pangan Tangguh, SDM Unggul, Infrastruktur Andal untuk Rembang Sejahtera”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga mempererat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Menurut Harno, ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Rembang yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan didorong untuk semakin memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produktivitas, penerapan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan petani, hingga pengembangan hilirisasi hasil pertanian.

Selain itu, peningkatan kualitas SDM juga menjadi fokus utama pemerintah daerah melalui penguatan sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kerja, pembinaan karakter generasi muda, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara agar mampu memberikan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Di sektor infrastruktur, Pemkab Rembang terus mempercepat pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, infrastruktur digital, hingga konektivitas antarwilayah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi.

Bupati Harno juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Rembang sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif.

Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) meningkat menjadi 3,67 dari sebelumnya 3,53, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 73,40 dari 72,53.

Di bidang kesehatan, Kabupaten Rembang juga berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 99,52 persen, sementara peserta aktif tercatat 80,04 persen.

“Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi,” ujar Harno.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang pada 2025 mencapai 5,77 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 5,08 persen. Angka tersebut juga berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah maupun nasional.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat 2,90 persen, sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya akibat bertambahnya angkatan kerja baru. Meski demikian, Rembang masih menjadi daerah dengan tingkat pengangguran terendah ketiga di Jawa Tengah setelah Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Temanggung.

Bupati juga menyampaikan angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 13,01 persen, turun dari 14,02 persen pada tahun sebelumnya melalui berbagai program pengentasan kemiskinan yang terintegrasi.

“Penurunan tersebut didukung berbagai program pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan, serta penanganan kantong-kantong kemiskinan secara terintegrasi,” katanya.

Di sektor infrastruktur, indeks infrastruktur meningkat signifikan menjadi 55,24 dari sebelumnya 47,46, sedangkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) mencapai 72,50, melampaui rata-rata Provinsi Jawa Tengah yang berada di angka 69,46.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Rembang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kedelapan kalinya sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Menutup sambutannya, Harno mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, insan pers hingga masyarakat luas untuk terus memperkuat sinergi membangun Kabupaten Rembang.

“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita wujudkan Rembang yang tangguh dalam ketahanan pangan, unggul dalam kualitas sumber daya manusia, didukung infrastruktur yang andal, serta semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Upacara Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang berlangsung khidmat dengan nuansa budaya Jawa. Seluruh petugas, peserta, dan tamu undangan mengenakan busana adat berupa kebaya dan beskap. Acara juga dimeriahkan penampilan Tari Gondoriyo yang dibawakan lebih dari 170 siswa dan guru, serta pertunjukan seni Barongan dari Sanggar Seni Baraloka, Kecamatan Sumber. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *