Polda Jateng Sosialisasikan Sistem Manajemen Pengamanan di Pantai Bondo Jepara
Polda Jateng Sosialisasikan Sistem Manajemen Pengamanan di Pantai Bondo Jepara (JattengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Tengah menggelar sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di kawasan wisata Cakra Mandala Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengamanan objek vital yang memberikan pelayanan kepada masyarakat agar berjalan lebih terukur, terpadu, dan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
Selain sosialisasi, tim Ditpamobvit Polda Jateng juga melakukan peninjauan langsung ke kawasan wisata Pantai Bondo untuk mengevaluasi penerapan sistem pengamanan di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, tim memeriksa sejumlah aspek, mulai dari pengamanan fisik, penerapan standar operasional prosedur (SOP) keamanan, hingga kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan yang dapat memengaruhi pelayanan kepada masyarakat.
Kanit 1 Subdit Wisata Ditpamobvit Polda Jateng, Kompol Harry Sutadi, menegaskan bahwa pengamanan objek wisata maupun objek vital bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
“Keamanan dan pengamanan objek wisata adalah tugas kita semua, mulai dari pemerintah daerah hingga seluruh elemen masyarakat,” tegas Harry.
Menurutnya, keberadaan objek vital memiliki peran strategis dalam mendukung investasi, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Karena itu, sistem pengamanan yang baik menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas di kawasan tersebut.
Harry menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional serta Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2019 mengenai pemberian bantuan pengamanan objek vital nasional dan objek tertentu.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Jateng berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat dalam menjaga keamanan kawasan wisata.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi, berbagi informasi, serta menyusun langkah konkret dalam memperkuat pengamanan objek vital di Kabupaten Jepara,” jelasnya.
Dengan penerapan Sistem Manajemen Pengamanan yang optimal, diharapkan pelayanan publik di lingkungan objek wisata maupun objek vital di Kabupaten Jepara dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan berkualitas, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. (jn02)
