Peminat Membludak! 160 Calon Siswa Berebut 90 Kursi Sekolah Rakyat Jepara Jenjang SMP

0
image

Peminat Membludak! 160 Calon Siswa Berebut 90 Kursi Sekolah Rakyat Jepara Jenjang SMP (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – Antusiasme masyarakat terhadap Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Jepara terus meningkat. Pada jenjang SMP, jumlah pendaftar bahkan hampir dua kali lipat dari kuota yang tersedia sehingga pemerintah harus melakukan seleksi secara ketat.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengatakan pendataan calon peserta didik dilakukan secara intensif dengan melibatkan pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang menjadi sasaran program.

“Pendataan dilakukan secara menyeluruh agar program ini tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

Muh Ali menjelaskan, jumlah pendaftar jenjang SD meningkat dari semula 66 anak menjadi 90 anak setelah dilakukan penyisiran di sejumlah wilayah.

Sementara pada jenjang SMP tercatat sebanyak 160 calon siswa mendaftar, sedangkan daya tampung yang tersedia hanya 90 kursi. Karena itu, tim seleksi melakukan skrining dengan memprioritaskan calon peserta didik dari keluarga dengan tingkat kemiskinan paling tinggi.

Adapun untuk jenjang SMA, hingga saat ini telah tercatat sebanyak 93 pendaftar.

Ia menambahkan, pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat ditargetkan rampung paling lambat pada 20 Agustus 2026 sesuai kontrak yang telah disepakati bersama kementerian terkait.

Sementara itu, Anggota DPR RI Abdul Wachid menyebut pembangunan Sekolah Rakyat Jepara hampir selesai seluruhnya. Menurutnya, fasilitas yang dibangun di Jepara menjadi salah satu yang terbesar dan terlengkap dibandingkan lebih dari seratus lokasi Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia.

Karena merupakan bagian dari proyek strategis nasional, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait agar peresmian Sekolah Rakyat Jepara dapat dihadiri langsung oleh Presiden.

“Sekolah Rakyat ini disiapkan dengan fasilitas yang sangat lengkap bagi anak-anak fakir miskin ekstrem yang selama ini kesulitan memperoleh akses pendidikan,” kata Wachid.

Ia menjelaskan, pembiayaan program tersebut berasal dari hasil efisiensi anggaran negara yang digagas Presiden tanpa mengurangi alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN.

Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Jepara juga telah menyiapkan lahan sekitar enam hektare untuk pengembangan Sekolah Rakyat apabila kapasitas pendidikan perlu ditambah di masa mendatang.

Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. (JN02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *