Wagub Taj Yasin Resmikan Rumah Sehat BAZNAS Balekambang, Dibangun Rp2,35 Miliar
Wagub Taj Yasin Resmikan Rumah Sehat BAZNAS Balekambang, Dibangun Rp2,35 Miliar (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Balekambang resmi berdiri di kompleks Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Desa Balekambang, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.
Fasilitas pelayanan kesehatan tersebut diresmikan pada Kamis (14/8/2026) oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Ketua BAZNAS Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Bupati Jepara Witiarso Utomo, serta jajaran pengurus BAZNAS.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional RSB Balekambang untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rumah sehat tersebut dibangun dengan dukungan anggaran BAZNAS RI sekitar Rp2,35 miliar. Bangunan seluas 1.000 meter persegi itu berdiri di atas lahan wakaf seluas 2.500 meter persegi yang diserahkan Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin kepada BAZNAS Kabupaten Jepara.
RSB Balekambang dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari ruang perawatan, peralatan kesehatan, layanan farmasi, tenaga medis, hingga satu unit ambulans untuk menunjang pelayanan.
Adapun layanan yang disiapkan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan. Pelayanan juga diarahkan untuk membantu masyarakat penerima manfaat, termasuk melalui fasilitas BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua BAZNAS Jawa Tengah KH Ahmad Darodji mengatakan, pembangunan RSB menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan.
“Kalau setiap tahun bertambah RSB, BAZNAS akan terus menciptakan masyarakat yang sehat. Semoga bisa menambah lagi rumah sehat di daerah lain,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi langkah BAZNAS dalam memperluas pemanfaatan dana umat melalui berbagai program sosial.
Menurutnya, keberadaan Rumah Sehat BAZNAS menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“BAZNAS selalu ada di depan dalam gerakan sosial, seperti kebencanaan. Dengan adanya BAZNAS membangun rumah sehat, ini akan menjadi pelopor dan terdepan,” kata Taj Yasin.
Ia juga mendorong agar pola pengelolaan yang dilakukan BAZNAS dapat menjadi contoh bagi lembaga sosial keagamaan lainnya.
Taj Yasin berharap masjid-masjid di Jawa Tengah, termasuk yang berada di luar lingkungan pesantren, dapat mulai mengembangkan kegiatan ekonomi produktif sekaligus menerapkan manajemen keuangan yang sehat.
“Ini bagian dari ukhuwah basyariyah. BAZNAS bisa menjadi pilot project untuk mengajak lembaga agama lain dalam pengelolaan sosial dan keuangan yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memastikan berbagai program BAZNAS dapat terus berjalan dan berkembang.
Menurutnya, potensi zakat yang besar harus diiringi dengan tata kelola profesional sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Jawa Tengah, kata Sodik, menjadi salah satu daerah yang memiliki dukungan kuat terhadap gerakan zakat, salah satunya melalui partisipasi aparatur sipil negara (ASN).
“Semua akan menjadi mimpi jika dananya tidak ada. Di Jawa Tengah ini keren karena ASN-nya aktif,” katanya.
Selain Rumah Sehat BAZNAS, berbagai program sosial juga terus dijalankan, di antaranya BAZNAS Tanggap Bencana, bantuan usaha kecil, beasiswa, lumbung pangan, hingga program rumah terang.
Berbagai program tersebut diarahkan agar dana zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian.
Sodik menegaskan BAZNAS akan terus melakukan intervensi apabila masih ditemukan masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem.
“Kalau masih ada rumah atau kemiskinan ekstrem, kami akan langsung turun dan eksekusi,” tegasnya.
Peresmian RSB Balekambang menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam memperluas akses pelayanan dasar.
Dengan dukungan lahan wakaf, pembiayaan BAZNAS, serta tenaga kesehatan profesional, Rumah Sehat BAZNAS Balekambang diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jepara, khususnya kelompok yang membutuhkan. (jn02)
