Kini Tak Lagi Tambal Sulam, Akses Sentra Mebel Bulungan Jepara Diaspal Mulus

0
image

Kini Tak Lagi Tambal Sulam, Akses Sentra Mebel Bulungan Jepara Diaspal Mulus (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – Warga Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, menggelar syukuran atas rampungnya peningkatan kualitas jalan yang menjadi akses utama menuju sentra mebel setempat, Minggu (23/8/2026) sore.

Syukuran digelar di kawasan RT 8/RW 4 Desa Bulungan. Warga memasang pita tanda peresmian di atas badan Jalan Bulungan-Mulyoharjo yang kini telah diaspal dan dilengkapi marka jalan.

Pita tersebut kemudian dipotong Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama anggota DPRD Jepara Latifun, Rais Syuriah MWC NU Pakisaji KH Machmudi, Petinggi Bulungan Biono, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Setelah prosesi pemotongan pita, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian umum. Tenda pengajian didirikan di separuh badan jalan yang telah selesai ditingkatkan kualitasnya. Pengajian tersebut menghadirkan ustazah Zeky Zakiyah dari Batealit, Jepara.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintahannya sejak awal menjabat.

Menurutnya, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada konektivitas antarwilayah, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor ekonomi dan pariwisata masyarakat.

Salah satunya akses Mulyoharjo-Bulungan yang berada di kawasan sentra industri mebel. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu kawasan produksi mebel, termasuk almari dan bufet.

“Jadi memang ada prioritas. Bagi yang belum secepatnya kita bangun juga,” kata Witiarso.

Pada 2026, Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran sekitar Rp210 miliar melalui APBD untuk pembangunan dan peningkatan kualitas 52 ruas jalan.

Puluhan ruas tersebut tersebar di berbagai wilayah Jepara, mulai dari kawasan selatan, utara, timur hingga jalur perbatasan. Di antaranya Jalan Bendanpete-Buaran, Nalumsari-Papringan dan Daren-Batas Kudus.

Selain menggunakan APBD, peningkatan kualitas infrastruktur jalan juga mendapat dukungan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat dengan nilai sekitar Rp100 miliar.

Program tersebut difokuskan untuk sejumlah ruas jalan di Karimunjawa, Kedung dan Bangsri.

Witiarso memastikan pembangunan infrastruktur masih menjadi perhatian Pemkab Jepara pada tahun mendatang.

“APBD Jepara tahun depan juga kita masih fokus infrastruktur. Jalan-jalan yang memang punya peran strategis untuk masyarakat akan kita muluskan. Mohon doanya semoga pembangunan di Jepara lancar dan berkah,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Bulungan, KH Machmudi, menyambut baik peningkatan kualitas jalan tersebut. Menurutnya, manfaat jalan mulus tidak hanya dirasakan pelaku usaha mebel, tetapi juga masyarakat dalam berbagai aktivitas.

Akses yang lebih baik dinilai mempermudah mobilitas warga, termasuk untuk kegiatan pendidikan, kesehatan, sosial hingga aktivitas keagamaan.

“Tahun-tahun sebelumnya tambal sulam, ini langsung dihotmix dari arah Mulyoharjo, Kecapi, Suwawal. Jadi sekarang jalan di Bulungan sudah bagus sekali,” tandasnya.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, warga berharap aktivitas ekonomi di sentra mebel Bulungan semakin berkembang. Akses transportasi yang lancar juga diharapkan mampu mendukung distribusi produk mebel dari sentra produksi menuju berbagai wilayah. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *