Cegah Kapal Terbakar, Polisi Pati Ingatkan Pekerja Las Wajib Sedia APAR

0
image

Cegah Kapal Terbakar, Polisi Pati Ingatkan Pekerja Las Wajib Sedia APAR (JatengNOW/Dok)

PATI, JATENGNOW.COM – Satpolairud Polresta Pati memperkuat langkah pencegahan kebakaran kapal melalui program SIPOLACEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Kegiatan tersebut dilakukan dengan patroli sekaligus memberikan edukasi keselamatan kepada anak buah kapal (ABK) dan pekerja yang melakukan pekerjaan panas di kawasan pelabuhan.

Kegiatan SIPOLACEKAL digelar Sabtu (22/8/2026) mulai pukul 13.00 WIB di atas KM Sinar Mandiri GT 56. Petugas menyasar aktivitas pengelasan, penggerindaan, hingga pekerjaan pertukangan yang memiliki potensi menimbulkan percikan api.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran, khususnya akibat pekerjaan panas di sekitar kapal.

“Melalui SIPOLACEKAL, kami melakukan pencegahan sejak dini dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan pekerjaan panas, baik pengelasan maupun penggerindaan,” kata Kompol Hendrik.

Petugas mengingatkan para pekerja agar mewaspadai percikan api yang muncul selama proses pengelasan maupun penggerindaan. Risiko dinilai semakin tinggi apabila pekerjaan dilakukan di dekat kapal yang sedang tambat labuh.

Karena itu, pekerja diminta memastikan kondisi sekitar aman sebelum memulai pekerjaan serta menyediakan perlengkapan pemadam untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Peralatan seperti APAR, karung goni basah dan pompa air harus tersedia sebagai langkah antisipasi apabila terjadi percikan api atau keadaan darurat. Penanganan awal yang cepat sangat penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran,” ujarnya.

Selain memberikan imbauan, personel Satpolairud juga melakukan patroli di atas kapal dan kawasan sekitar pelabuhan. Pekerja pengelasan, penggerindaan dan pertukangan diingatkan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan serta menjalankan aktivitas sesuai prosedur.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Para pekerja juga telah menyiapkan APAR, karung goni yang dibasahi serta alkon atau pompa air sebagai perlengkapan penanganan awal jika terjadi percikan api.

Kompol Hendrik menegaskan, program SIPOLACEKAL akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Satpolairud dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pesisir dan pekerja di kawasan pelabuhan.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting karena kebakaran kapal dapat menimbulkan kerugian besar dan membahayakan keselamatan pekerja maupun masyarakat di sekitar pelabuhan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap menerima laporan dan pengaduan,” tegasnya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat diperlukan untuk memperkuat sistem pencegahan. Informasi yang disampaikan secara cepat dapat membantu petugas memberikan respons sebelum potensi gangguan berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.

Selama kegiatan berlangsung, patroli dan pemberian imbauan berjalan aman, tertib dan lancar. Satpolairud Polresta Pati memastikan upaya pencegahan kebakaran akan terus diperkuat guna menciptakan aktivitas pelayaran dan kegiatan di kawasan pelabuhan yang aman. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *