PROJEK-D VOL.5 Siap Guncang De Tjolomadoe, 4 Panggung dan Deretan Musisi Top Bakal Tampil
PROJEK-D VOL.5 Siap Guncang De Tjolomadoe, 4 Panggung dan Deretan Musisi Top Bakal Tampil (JatengNOW/Dok)
KARANGANYAR, JATENGNOW.COM – Festival musik PROJEK-D VOL.5 siap kembali menyapa pencinta musik dan industri kreatif di Jawa Tengah. Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, festival yang digelar Dyandra Promosindo tersebut akan berlangsung di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, pada 5 September 2026.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, PROJEK-D VOL.5 mengusung konsep satu hari dengan empat panggung. Selain panggung Maduswara dan Wirama yang telah menjadi bagian dari PROJEK-D, tahun ini hadir dua panggung baru, yakni Sriwedari serta Guyonlaah yang berkolaborasi dengan Stand Up Indo Solo.
Konsep tersebut disiapkan untuk memberikan ruang lebih luas bagi musisi, pelaku industri kreatif, komunitas hingga pelaku UMKM.
Project Director PROJEK-D VOL.5, Rumpoko Hadi, mengatakan penyelenggaraan tahun kelima membawa pengalaman baru bagi pengunjung.
“PROJEK-D tahun ini beda dengan tahun sebelumnya. Kami akan menghadirkan pengalaman baru dengan hadirnya empat panggung untuk memberi ruang untuk para musisi, pelaku kreatif, komunitas, dan UMKM,” ujar Rumpoko dalam Media Gathering, Senin (24/8/2026).
Sejak pertama kali digelar, PROJEK-D menjadi wadah bagi musisi lintas genre untuk tampil dalam satu festival. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan komunitas musik dan berbagai pelaku industri kreatif.
Rangkaian PROJEK-D VOL.5 akan dimulai sehari sebelum festival utama. Special Session digelar pada 4 September 2026 di Hetero Space Solo.
Sejumlah musisi dijadwalkan tampil, yakni Sukses Lancar Rejeki, The Pist, The Suse, serta Mess In Balance yang merupakan band pemenang program Cekson.
Sementara pada festival utama 5 September, pengunjung akan disuguhi penampilan dari sejumlah musisi lintas genre.
Deretan penampil tersebut antara lain 510, .Feast, Alkateri, Barmy Blokes x Catzy, Det-Plag Lust, Down For Life featuring Mystery Guest, Fstvlst, Hindia, Lealona x Many West, Lips Up, Mess In Balance, Mollucan Soul, Nadhif Basalamah, Poris, Rumah Sakit, serta The Jeblogs melalui spesial show “Sambutlah di PROJEK-D”.
Tidak hanya musik, panggung Guyonlaah juga menghadirkan hiburan komedi melalui kolaborasi dengan Stand Up Indo Solo.
Sejumlah komika yang dijadwalkan tampil yakni Anggito, Arum Mudub, Bryan Barcelona, Coki Anwar, Faiz, Farid dan Riski.
Memasuki tahun kelima, PROJEK-D tidak hanya berfokus pada festival musik. Penyelenggara juga terus mendorong pertumbuhan ekosistem musik di Jawa Tengah melalui berbagai program.
Salah satunya Kelas Musik yang telah digelar sejak 2023. Tahun ini, program tersebut dikembangkan melalui Kelas Musik x Dengar Kota yang menyambangi sejumlah kota untuk membuka ruang diskusi bagi musisi lokal.
Project Manager PROJEK-D VOL.5, Data Pratama, mengatakan dukungan terhadap ekosistem musik lokal menjadi salah satu komitmen yang terus dijalankan.
“Kami melihat setiap kami menyelenggarakan festival ini, perlu adanya dukungan terhadap ekosistem musisi di Jawa Tengah. Karena itu, PROJEK-D sejak tahun 2023 selalu hadir untuk memberi dorongan melalui diskusi-diskusi musik kepada musisi lokal,” kata Data.
Selain Kelas Musik, PROJEK-D juga memiliki program Cekson sebagai wadah bagi musisi baru. Musisi yang terpilih melalui program tersebut kemudian mendapatkan kesempatan tampil dalam rangkaian festival tahunan PROJEK-D.
Program Kelas Musik x Dengar Kota tahun ini telah berlangsung di Pekalongan pada 28 Juli dengan pembahasan mengenai proses di balik perilisan album musik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Semarang pada 21 Agustus dengan tema “Mendewasakan Ekosistem Musik di Kota Semarang” dan Solo pada 24 Agustus melalui tema “Manggung Dibayar, Terus ke Mana?”. Kota Yogyakarta menjadi lokasi terakhir rangkaian program tersebut.
PROJEK-D VOL.5 tahun ini mendapat dukungan dari Mie Sedaap dan Floridina sebagai sponsor resmi.
Tiket festival telah tersedia melalui kanal resmi penjualan tiket. Harga daily pass dibanderol Rp150 ribu.
Selain tiket harian, tersedia pula paket bundling dua tiket seharga Rp280 ribu dan bundling empat tiket seharga Rp520 ribu.
Informasi mengenai festival dan penjualan tiket dapat diperoleh melalui kanal resmi PROJEK-D dan Dyandra Tiket.
Dengan konsep empat panggung dan deretan musisi lintas genre, PROJEK-D VOL.5 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan lima tahun perjalanan festival, tetapi juga terus memperkuat ekosistem musik serta industri kreatif di Jawa Tengah. (jn02)
