BAZNAS Jepara Dorong Penghimpunan Kotak Sedekah dan Sedekah Perangkat di Semester II
BAZNAS Jepara Dorong Penghimpunan Kotak Sedekah dan Sedekah Perangkat di Semester II (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara mendorong optimalisasi penghimpunan dana melalui program Kotak Sedekah dan Sedekah Perangkat pada semester II 2026.
Dorongan tersebut disampaikan pimpinan BAZNAS Jepara saat menghadiri kegiatan pengembalian dana hasil penghimpunan semester I 2026 di Pendapa Kecamatan Kalinyamatan dan Pendapa Kecamatan Welahan, Senin (24/8/2026).
Wakil Ketua II BAZNAS Jepara Bidang Pendistribusian, Kusdiyanto, mengatakan partisipasi desa dalam program penghimpunan tersebut masih perlu ditingkatkan.
Di Kecamatan Kalinyamatan, misalnya, dari 12 desa yang ada baru empat desa yang aktif menghimpun dana selama semester pertama.
“Untuk itu, kami mendorong agar di semester berikutnya penghimpunan bisa berjalan lebih optimal,” ujar Kusdiyanto.
Ia menegaskan seluruh dana yang berhasil dihimpun melalui program tersebut akan dikembalikan 100 persen kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing desa untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat.
BAZNAS Jepara juga meminta UPZ desa lebih aktif melakukan publikasi dan sosialisasi mengenai program penyaluran. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui manfaat nyata dari dana sedekah yang mereka berikan.
Meski masih menemukan sejumlah catatan dalam penghimpunan, BAZNAS Jepara tetap mengapresiasi pemerintah desa dan UPZ yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
Petinggi Desa Robayan, Gufron, mengakui penghimpunan dana di wilayahnya belum maksimal selama semester pertama 2026.
Menurutnya, aktivitas warga dan perangkat desa turut terbagi karena adanya proyek renovasi salah satu masjid di desa tersebut.
Kendati demikian, pihaknya berkomitmen meningkatkan penghimpunan dana BAZNAS pada periode berikutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Jepara, Ali Masyhuri, mengingatkan amil di tingkat desa untuk lebih masif memberikan edukasi mengenai zakat dan sedekah kepada masyarakat.
“Sosialisasi yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan UPZ dalam mengedukasi masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan rekapitulasi semester I 2026, penghimpunan dana Kotak Sedekah dan Sedekah Perangkat di Kecamatan Kalinyamatan mencapai Rp9.777.500.
Dari 12 desa, hanya empat desa yang tercatat menghimpun dana. Desa Batukali menjadi penyumbang terbesar dengan total penghimpunan Rp4.154.000.
Sementara itu, penghimpunan di Kecamatan Welahan mencapai Rp27.508.000. Angka tersebut terdiri atas Rp11.558.500 dari Sedekah Perangkat dan Rp15.949.500 dari Kotak Sedekah.
Desa Kedungsarimulyo mencatat penghimpunan tertinggi dengan total Rp6.300.000, disusul Desa Kalipucang Wetan dan Brantaksekarjati.
BAZNAS Jepara berharap evaluasi semester pertama dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan partisipasi desa sekaligus memperluas manfaat program sedekah bagi masyarakat pada semester II 2026. (jn02)
