Haul ke-122 R.A. Kartini di Jepara Digelar Terbuka, Keluarga Sosroningrat Hadir dari Berbagai Kota
Haul ke-122 R.A. Kartini di Jepara Digelar Terbuka, Keluarga Sosroningrat Hadir dari Berbagai Kota (JatengNOW/dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Suasana berbeda mewarnai peringatan Haul ke-122 Raden Ajeng (R.A.) Kartini di Kabupaten Jepara. Keluarga besar Sosroningrat dari sejumlah daerah hingga Belanda turut hadir dalam doa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara.
Haul tersebut berlangsung di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Kamis (17/9/2026). Selain doa bersama dan tausiyah, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim.
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar atau Gus Hajar membuka kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan perangkat daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Ali Hidayat mengatakan peringatan haul kali ini memiliki arti khusus karena menjadi kali pertama haul R.A. Kartini digelar secara terbuka di Pendopo Kabupaten Jepara.
“Alhamdulillah, kali ini kita bisa berkumpul bersama keluarga besar Sosroningrat yang datang dari berbagai kota, bahkan ada yang hadir langsung dari Belanda,” ujar Ali.
Kehadiran keluarga besar Sosroningrat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan yang digelar untuk mengenang sosok R.A. Kartini beserta perjuangan dan gagasannya.
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan kebanggaannya terhadap warisan pemikiran R.A. Kartini yang dinilai masih memiliki relevansi hingga saat ini.
Menurutnya, Kartini tidak hanya menjadi bagian dari catatan sejarah Jepara dan Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi penerus, terutama perempuan.
“Kita patut bangga memiliki pahlawan R.A. Kartini. Ada dua tokoh yang hari lahirnya dirayakan secara luas oleh masyarakat, yaitu Kanjeng Nabi Muhammad dan R.A. Kartini,” tutur Gus Hajar.
Ia berharap semangat perjuangan yang diwariskan Kartini dapat terus diteruskan oleh masyarakat.
“Semoga semangat perjuangan Kartini bisa terus dilanjutkan oleh ibu-ibu yang hadir di sini,” lanjutnya.
Gus Hajar juga menyampaikan bahwa Pendopo dan Rumah Dinas Bupati Jepara telah ditetapkan sebagai Museum R.A. Kartini sejak 15 November 2025.
Menurutnya, penetapan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga dan merawat peninggalan sejarah yang berkaitan dengan Kartini.
“Mudah-mudahan semangat Kartini sejalan dengan cita-cita kita menjadikan Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS),” tambahnya.
Peringatan haul juga diisi tausiyah yang disampaikan K.H. Akmal Salim. Dalam ceramahnya, ia mengulas perjalanan perjuangan R.A. Kartini serta nilai-nilai keteladanan yang diwariskannya.
Gagasan Kartini dinilai tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun masyarakat yang lebih maju sekaligus menjunjung nilai-nilai kehidupan yang berkeadaban.
Selain tausiyah dan doa bersama, Pemkab Jepara memberikan santunan kepada 18 anak yatim.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan haul sekaligus bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah kepada masyarakat.
Pemkab Jepara berharap peringatan Haul ke-122 R.A. Kartini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga sejarah dan meneruskan nilai-nilai perjuangan Kartini. (jn02)
