September 28, 2026

250 Anak Muda Daftar Kompetisi AI, 50 Lolos Exhibition Young Coder World Cup Jateng-DIY

0
image

250 Anak Muda Daftar Kompetisi AI, 50 Lolos Exhibition Young Coder World Cup Jateng-DIY (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Puluhan anak muda di Jawa Tengah menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Mereka berkompetisi dalam Local Exhibition Young Coder World Cup (YCWC) 2026 Wilayah Jawa Tengah-DIY yang digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Timedoor Academy tersebut dibuka Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk memamerkan sekaligus menguji berbagai inovasi digital yang mereka kembangkan.

Ketua Panitia YCWC 2026 Rahma Asyifa mengatakan, antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 250 orang. Setelah melalui tahap penyisihan, sebanyak 50 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti exhibition.

Tahun ini, YCWC mengusung tema “AI for Daily Life”. Peserta ditantang menciptakan aplikasi berbasis AI yang dapat memberikan solusi praktis terhadap berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kompetisi tersebut nantinya berlanjut hingga tahap International Grand Final YCWC 2026.

Menurut Rahma, kompetisi tersebut tidak semata-mata menguji kemampuan peserta dalam coding dan AI. Ada tiga kemampuan lain yang turut dikembangkan, yakni kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.

“Kami ingin membuktikan bahwa generasi muda adalah pionir perubahan, yang memegang kunci inovasi masa depan di level global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menilai penguasaan teknologi AI menjadi salah satu kemampuan yang penting untuk dikembangkan generasi muda.

Menurutnya, AI juga memiliki peluang untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan pelayanan publik. Teknologi tersebut dapat membantu pemerintah menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.

Karena itu, Taj Yasin mendorong anak muda agar tidak berhenti sebagai pengguna teknologi digital. Mereka perlu diberikan ruang untuk menjadi pencipta aplikasi maupun program yang mampu menjawab persoalan di lingkungan sekitar.

Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan YCWC 2026 karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar coding sekaligus mengembangkan inovasi berbasis AI.

Taj Yasin berharap kegiatan serupa dapat semakin banyak digelar di Jawa Tengah. Dengan semakin luasnya ruang belajar teknologi, peluang munculnya talenta muda yang mampu mengembangkan inovasi juga semakin terbuka.

Menurutnya, anak-anak muda Jawa Tengah memiliki potensi untuk mengembangkan kemampuan teknologi hingga mampu berkompetisi di tingkat internasional.

Ia juga berharap YCWC tidak hanya berakhir sebagai kompetisi. Exhibition tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk menemukan talenta-talenta muda yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan aplikasi dan program berbasis AI.

“Saya berharap dengan adanya eksibisi kali ini akan mencetuskan atau menjaring anak-anak yang luar biasa dalam program, sehingga ini akan membanggakan kita bersama,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *