Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Junianto Siapkan Pembangunan Tahun Depan
KENDAL, JATENGNOW.COM – Rencana Kendal Tornado FC memiliki stadion sendiri semakin mendekati kenyataan. Desain final stadion yang diproyeksikan menjadi markas Laskar Badai Pantura telah ditetapkan, sementara pembangunan ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Stadion berkapasitas sekitar 10 ribu penonton tersebut direncanakan berdiri di wilayah Dawungsari, Kabupaten Kendal, tidak jauh dari Exit Tol Pegandon.
Owner Kendal Tornado FC, Junianto, mengatakan desain terpilih merupakan hasil seleksi dari puluhan rancangan yang masuk. Tahap berikutnya adalah penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pengurusan perizinan.
“Setelah melewati seleksi ketat dari puluhan desain yang masuk, akhirnya kita memilih satu pemenang. Untuk pemenang segera kami panggil ke Wahyu Agung Sipil menyerahkan DED (Detail Engineering Design) untuk dasar kami memproses perizinan,” kata Junianto, Jumat (30/10/2026).
Menurut Junianto, persiapan pembangunan tidak hanya menyangkut desain dan perizinan. Pengadaan lahan untuk proyek tersebut juga telah dilakukan. Ia menyebut pembayaran lahan sudah diselesaikan dan mendapat sambutan positif dari warga sekitar.
“Pembayaran lahan untuk rencana pembangunan stadion baru juga sudah kami lakukan. Alhamdulillah warga di sana menyambut positif,” jelasnya.
Junianto juga menekankan pentingnya pengelolaan dana secara produktif. Ia menyebut sebagian dana diarahkan untuk pembelian lahan yang memiliki potensi manfaat jangka panjang.
“Saya juga wanti-wanti, ini uang tidak hanya untuk senang-senang, jadi tadi dibelikan lahan yang lain atau yang lebih produktif lahannya,” tuturnya.
Kehadiran stadion baru diharapkan tidak hanya menjadi tempat pertandingan Kendal Tornado FC. Fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ruang bagi masyarakat untuk ikut mendukung perkembangan sepak bola daerah.
Junianto menilai kepemilikan stadion sendiri dapat memperkuat identitas klub dan mendorong tumbuhnya ekosistem sepak bola di Kendal, Jawa Tengah, hingga tingkat nasional.
“Kehadiran stadion ini kami harapkan dapat memperkuat identitas Kendal Tornado FC sekaligus mendorong perkembangan ekosistem sepak bola di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan sejumlah klub profesional di negara Asia seperti Thailand dan Malaysia yang telah memiliki stadion sendiri. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan klub.
“Kami ingin sepak bola Indonesia terus berkembang dan tidak kalah dengan negara-negara lain di Asia. Di Thailand maupun Malaysia, banyak klub yang sudah memiliki stadion sendiri. Mudah-mudahan langkah ini juga dapat memotivasi klub-klub lain untuk membangun stadion,” katanya.
Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, pembangunan stadion Kendal Tornado FC pada 2027 akan menjadi langkah baru bagi klub sekaligus perkembangan infrastruktur olahraga di Kabupaten Kendal. (jn02)
