HASIL Ilague Cup 2026/2027: Kendal Tornado FC Bikin Persebaya Tak Berkutik di Menit Akhir, Stefan Keeltjes Ungkap Kunci Comeback 3-2
SOLO, JATENGNOW.COM – Kendal Tornado FC mengawali perjalanan di Grup G I.League Cup 2026/2027 dengan kemenangan dramatis atas Persebaya Surabaya. Bermain di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3/11/2026) malam, tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu menang 3-2 setelah sempat tertinggal.
Kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan keras para pemain Kendal Tornado FC. Setelah kedua tim bermain imbang pada babak pertama, pertandingan berlangsung semakin menarik pada paruh kedua.
Kendal Tornado FC lebih dahulu membuka keunggulan melalui Akbar Firmansyah. Namun, Persebaya mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Ramadhan Sananta dan Toni Firmansyah.
Dalam situasi tertinggal, Kendal Tornado FC tidak kehilangan semangat. Kapten tim Dimas Sukarno Putra menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-86.
Drama belum berakhir. Patrick Dos Santos Cruz memastikan kemenangan Kendal Tornado FC setelah mencetak gol pada menit ke-90. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan selesai.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia menilai para pemain menunjukkan tekad dan kekompakan luar biasa, terutama ketika harus mengejar ketertinggalan.
“Pemain-pemain saya layak mendapatkan kemenangan ini karena mereka bekerja keras di pertandingan tadi. Kita tahu Persebaya ini bukan tim sembarangan, tetapi saya lihat anak-anak punya kemauan, punya tekad, punya kekompakan yang luar biasa untuk bisa membalikkan keadaan setelah kita tadi ketinggalan 2-1,” ujar Stefan dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ia juga mempersembahkan kemenangan tersebut kepada owner Kendal Tornado FC, Junianto atau yang akrab disapa Ebes Anto.
“Kemenangan ini kami persembahkan untuk owner kami, Bapak Junianto. Semoga beliau sehat selalu,” imbuhnya.
Stefan mengungkapkan, Kendal Tornado FC menghadapi dilema dalam mengatur komposisi pemain karena harus menjaga persaingan di I.League Cup sekaligus kompetisi Championship.
Kondisi itu membuat tim pelatih melakukan rotasi pada pertandingan melawan Persebaya. Sejumlah pemain yang jarang mendapat kesempatan tampil diturunkan sejak awal untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Menurut Stefan, kesempatan tersebut harus dijawab para pemain dengan penampilan maksimal. Ia mengapresiasi respons skuad yang mampu menjalankan instruksi dan menjaga kekompakan sepanjang pertandingan.
“Kami ini dilema target di A-League sama di Championship. Jadi kami melakukan rotasi. Babak pertama kami mainkan Saiful yang belum pernah starting, juga ada beberapa pemain yang baru pertama kali starting. Saya sampaikan kepada mereka bahwa mereka punya kemampuan dan kepercayaan harus dibalas dengan permainan bagus. Itu mereka tunjukkan dengan baik sekali,” jelasnya.
Stefan juga menilai kualitas Persebaya membuat pertandingan berjalan sulit. Namun, ia melihat ada ruang yang bisa dimanfaatkan ketika lawan terlalu fokus menyerang.
“Persebaya punya kualitas. Mereka terlalu asyik menyerang, jadi ketika mereka kena counter attack, pertahanan mereka bermasalah. Itu yang kami manfaatkan,” ungkapnya.
Di kubu lawan, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengakui Kendal Tornado FC mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan timnya, terutama saat menghadapi transisi permainan.
Bernardo menyebut jadwal pertandingan yang padat menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan rotasi pemain. Persebaya memberikan kesempatan tampil kepada pemain yang sebelumnya minim menit bermain.
Ia menilai timnya menguasai bola pada babak pertama, tetapi belum mampu menciptakan banyak peluang. Situasi berubah pada babak kedua ketika Persebaya lebih agresif dan berhasil mencetak dua gol.
Namun, sejumlah kesalahan dalam transisi bertahan membuat Kendal Tornado FC mampu kembali mencetak gol.
“Selamat untuk Kendal Tornado. Mereka bermain bagus dan selalu berada di dalam pertandingan. Kami sempat tertinggal 0-1, kemudian bisa berbalik unggul 2-1. Namun, setelah itu kami melakukan kesalahan dan kebobolan lagi,” ujar Bernardo.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menegaskan bahwa tanggung jawab atas kesalahan yang terjadi di lapangan berada pada dirinya sebagai pelatih.
Sementara itu, kiper Persebaya Ernando Ari menyebut kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya. Ia berharap seluruh pemain dapat belajar dari kesalahan agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Bagi Kendal Tornado FC, kemenangan atas Persebaya menjadi modal berharga untuk melanjutkan persaingan di Grup G I.League Cup 2026/2027. Hasil ini sekaligus memperlihatkan daya juang Laskar Badai Pantura yang mampu menjaga peluang hingga detik-detik akhir pertandingan. (jn02)
