Keamanan Timur Tengah Mengkhawatirkan, Erick Thohir Buka Opsi Pindahkan Laga Timnas Indonesia vs Yordania
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (JatengNOW/Kevin Rama)
SOLO, JATENGNOW.COM – PSSI masih mengkaji lokasi pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia dan Yordania yang dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan utama federasi dalam menentukan kelanjutan agenda tersebut.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi sebelum mengambil keputusan. PSSI tidak ingin keselamatan pemain maupun pelatih Timnas Indonesia terancam saat menjalani pertandingan tandang.
“Tapi kita masih tunggu seperti apa, karena beberapa kendala di timur tengah hari ini cukup mengkhawatirkan,” kata Erick kepada awak media di Balai Kota Solo, Senin (12/10/2026).
Kekhawatiran tersebut muncul di tengah laporan mengenai insiden keamanan di kawasan Timur Tengah, termasuk serangan yang disebut terjadi di bandara internasional Riyadh, Arab Saudi.
Erick menegaskan, keselamatan seluruh anggota skuad Garuda menjadi prioritas dalam mempertimbangkan agenda pertandingan internasional tersebut.
“Saya juga mementingkan keselamatan pelatih pemain kita,” ucapnya.
Semula, pertandingan melawan Yordania dijadwalkan berlangsung di Amman International Stadium, Amman, Yordania. Namun, PSSI kini membuka kemungkinan untuk mengevaluasi lokasi pertandingan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan.
Menurut Erick, federasi tengah menjajaki sejumlah opsi dan melakukan komunikasi dengan pihak terkait sebelum menentukan langkah berikutnya.
“Ada beberapa negosiasi, opsi, apakah Timur Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi. Kan ini panas, kemarin ada serangan dan macam-macam, prihatin,” pungkasnya.
Meski opsi pemindahan lokasi mulai dipertimbangkan, PSSI belum mengumumkan keputusan final mengenai tempat penyelenggaraan pertandingan tersebut.
FIFA Matchday menjadi bagian dari agenda Timnas Indonesia untuk menguji kesiapan tim menghadapi pertandingan internasional. Namun, menurut Erick, agenda olahraga harus tetap mempertimbangkan kondisi keamanan di negara tujuan.
PSSI masih menunggu perkembangan situasi sebelum menetapkan keputusan terkait pertandingan melawan Yordania. Kepastian mengenai lokasi dan pelaksanaan laga akan bergantung pada hasil evaluasi serta komunikasi dengan pihak-pihak terkait.
Dengan demikian, pertandingan yang direncanakan berlangsung pada 13 November 2026 itu masih dalam tahap kajian terkait lokasi, sementara keselamatan pemain dan staf pelatih menjadi pertimbangan utama federasi. (jn02)
