Kendal Tornado FC Gagal Kudeta Puncak, Stefan Keeltjes Soroti Hilangnya Kendali Permainan

0
IMG-20261024-WA0102

Kendal Tornado FC Gagal Kudeta Puncak, Stefan Keeltjes Soroti Hilangnya Kendali Permainan (JatengNOW/dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Kendal Tornado FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Deltras Sidoarjo FC dengan skor 2-2 dalam lanjutan Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (24/10/2026) malam.

Kendal sempat membalikkan keadaan dan unggul 2-1 pada awal babak kedua. Namun, Deltras mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Natan Ari pada menit ke-80.

Hasil ini membuat persaingan papan atas Grup B tetap ketat. Sebelum pertandingan, Deltras berada di posisi pertama dengan 14 poin, sedangkan Kendal menempati peringkat kedua dengan 13 poin. Tambahan satu angka membuat kedua tim tetap berada di posisi tersebut, dengan Deltras mengoleksi 15 poin dan Kendal 14 poin.

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Kendal tampil agresif dengan permainan cepat dan berusaha menekan pertahanan tim tamu. Deltras merespons melalui serangan balik setiap kali berhasil merebut bola.

Deltras lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-23. Berawal dari tendangan sudut, Auliya Brahma berhasil menyundul bola hingga menjebol gawang Kendal. Gol tersebut membawa tim tamu unggul 1-0.

Kendal berusaha mengejar ketertinggalan dan akhirnya mendapat kesempatan melalui tendangan bebas menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, Patrick Cruz sukses mengeksekusi bola mati dari posisi dekat kotak penalti. Tendangannya meluncur melewati pagar hidup dan mengubah skor menjadi 1-1.

Kedudukan tersebut bertahan hingga wasit mengakhiri babak pertama setelah tambahan waktu dua menit.

Memasuki babak kedua, Kendal kembali mengambil inisiatif serangan. Tekanan tuan rumah langsung membuahkan hasil pada menit ke-49.

Camara Osmane mencetak gol setelah menyambut umpan silang Patrick Cruz. Gol itu membawa Kendal berbalik unggul 2-1 dan membuat pertandingan semakin menarik.

Kendal berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Deltras melakukan penyesuaian permainan untuk meningkatkan tekanan. Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80.

Natan Ari mencetak gol melalui tendangan bebas yang melengkung melewati pagar hidup dan masuk ke gawang Kendal. Skor kembali imbang 2-2.

Kedua tim berusaha mencari gol kemenangan pada sisa pertandingan. Namun, hingga tambahan waktu empat menit berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengakui anak asuhnya telah bekerja keras, tetapi menilai timnya masih perlu memperbaiki sejumlah aspek, terutama dalam mengontrol permainan saat unggul.

Menurut Stefan, para pemain terlalu terburu-buru sehingga kesulitan menjaga kendali pertandingan. Ia juga menyoroti dua gol Deltras yang tercipta melalui situasi bola mati.

“Pemain-pemain kami terburu-buru, kurang tenang untuk bisa mengontrol jalannya pertandingan,” ujar Stefan dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Ia menilai Deltras merupakan lawan yang solid dengan kualitas serangan dan organisasi permainan yang baik. Karena itu, kegagalan mengamankan keunggulan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.

Stefan juga menyebut efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Kendal mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum semuanya bisa dikonversi menjadi gol.

Selain evaluasi permainan, Stefan mengungkapkan kondisi pemain asing yang belum sepenuhnya pulih dari cedera turut menjadi tantangan dalam menentukan komposisi tim.

Sementara itu, pelatih Deltras Sidoarjo FC, Leonard Tupamahu, mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang mampu bangkit setelah tertinggal 1-2.

Leonard mengakui Kendal tampil dominan dan memberikan tekanan kuat. Namun, ia melakukan perubahan pendekatan taktik pada babak kedua agar timnya bisa lebih aktif menekan di area tengah.

“Kita lebih menahan mereka di tengah dengan harapan kita bisa curi bola dan enggak terlalu jauh ketika kita memulai serangan,” kata Leonard.

Perubahan tersebut dinilainya membantu Deltras membangun serangan dari area yang lebih dekat dengan pertahanan Kendal. Hasilnya, tim tamu mampu menyamakan kedudukan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan.

Pemain Deltras, Natan Ari, juga menyebut hasil imbang tersebut patut disyukuri karena timnya sempat tertinggal. Ia menilai kekompakan dan kerja keras rekan-rekannya menjadi faktor penting untuk membawa pulang satu poin.

Meski demikian, Leonard mengungkapkan kondisi Natan sempat mengkhawatirkan setelah pertandingan. Ia berharap cedera yang dialami pemainnya tidak serius dan menunggu pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisinya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *