September 20, 2026

Menang 7-0 atas PSBS Biak, Ricky Nelson: Persis Solo Belum Boleh Cepat Puas

0
IMG-20260920-WA0101

SOLO,JATENGNOW.COM – Persis Solo membuka laga kandang perdananya di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kemenangan telak. Laskar Sambernyawa menghajar PSBS Biak dengan skor 7-0 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (20/9/2026) malam.

Kemenangan tersebut menjadi respons Persis setelah pada pertandingan perdana harus menelan kekalahan dari Persela Lamongan.

Pelatih Kepala Persis Solo, Ricky Nelson, menyampaikan apresiasi kepada para pemain, manajemen, dan suporter yang memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

Menurutnya, kemenangan besar tersebut menjadi bukti bahwa Persis mampu bangkit dan kembali menunjukkan kesiapan bersaing untuk mendapatkan tiket menuju Super League.

“Selamat untuk para pemain, dan yang penting adalah kita bisa bangkit dari kekalahan di pertandingan pertama dan kita membuktikan bahwa tim ini juga siap bersaing untuk menuju ke Super League,” kata Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Persis memang tampil dominan sejak awal pertandingan. Empat gol dicetak Hendri Doumbia, sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Theo Leeming dan Ollie Leeming.

Ricky menyebut salah satu kunci kemenangan timnya adalah kemampuan memaksimalkan situasi bola mati. Strategi tersebut dinilai penting karena PSBS Biak tampil dengan pendekatan defensif.

“Semua situasi kita coba, baik dari kombinasi dan juga set piece. Dan karena tentu berhadapan dengan tim yang lebih defending, kita harus memanfaatkan semua kesempatan yang ada, terutama juga set piece-nya itu,” ujarnya.

Meski menang dengan skor besar, Ricky mengaku belum sepenuhnya puas. Ia menilai kemenangan atas PSBS menjadi modal kepercayaan diri, tetapi level permainan Persis masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kalau puas, tentu untuk pertandingan ini puas. Tapi ini kalau saya pribadi merasa belum cukup,” kata Ricky.

Menurutnya, PSBS Biak yang dihuni sejumlah pemain muda membuat Persis memiliki keunggulan dari sisi pengalaman dan kualitas individu. Karena itu, Ricky tidak ingin kemenangan besar tersebut membuat timnya terlena.

“Kemenangan ini memberikan kita kembali punya kepercayaan diri untuk menghadapi game ketiga di kandang Persipura. Jadi ini modal yang baik untuk kita pergi ke Persipura,” tuturnya.

Persis selanjutnya akan menghadapi Persipura Jayapura. Ricky menyebut tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut menjadi salah satu lawan yang perlu diwaspadai di Grup B.

“Di grup ini salah satu tim yang kita waspadai adalah Persipura, sehingga mereka punya pemain bagus-bagus dan juga kekompakan mereka sudah lama,” ungkapnya.

Namun, Ricky menegaskan Persis tidak akan langsung terfokus pada pertandingan berikutnya. Tim akan menjalani persiapan secara bertahap dengan prinsip pertandingan demi pertandingan.

“Kita mempersiapkan tim game by game, jadi tidak langsung memikirkan Persipura dulu. Tetapi kita game ini dulu, modal dapat bagus, menang, dan next kita akan pikirkan Persipura seperti apa kita lawan,” jelasnya.

Sementara itu, Ricky juga memberikan kabar mengenai kondisi Fandi Ahmad yang harus ditarik keluar setelah mengalami benturan pada pertandingan tersebut.

Ia menyebut cedera Fandi tidak terlalu serius dan berharap sang pemain dapat kembali mengikuti latihan dalam beberapa hari.

“Tadi dicek hanya benturan. Mudah-mudahan tidak terlalu lama. Kita berharap 2-3 hari rest, dia sudah bisa kembali ke latihan. Hanya benturan di bagian paha saja,” terang Ricky.

Dukungan suporter di Stadion Manahan juga mendapat apresiasi dari Ricky. Menurutnya, kehadiran suporter selama pertandingan menjadi tambahan energi bagi para pemain.

“Suporter sudah datang dan memberikan support yang luar biasa sepanjang 90 menit lebih, sehingga saya pikir ini spirit yang bagus buat para pemain,” katanya.

Hal senada disampaikan pemain Persis Solo, Alekvan Djin. Ia berterima kasih kepada suporter yang hadir dan berharap dukungan tersebut terus diberikan pada pertandingan berikutnya.

“Jangan bosan-bosan untuk datang ke Stadion Manahan karena kita butuh kehadiran suporter semua,” ujar Alekvan.

Di kubu PSBS Biak, Pelatih Kepala Miskardi mengakui kekalahan telak tersebut menjadi pelajaran bagi timnya. Ia menyebut persiapan PSBS menuju kompetisi sangat singkat, sehingga tim masih membutuhkan banyak pembenahan.

“Kita baru dua pekan. Makanya kita selalu berusaha memperbaiki diri. Salah satunya memang kita berusaha untuk bermain defend counter,” kata Miskardi.

Ia menjelaskan tiga gol awal Persis juga berawal dari situasi yang menjadi perhatian timnya, yakni penalti dan bola mati.

“Gol pertama penalti. Gol kedua itu corner, padahal kita sudah set itu main man-to-man tapi dengan kondisi yang ada tentu postur kita kalah. Kemudian gol ketiga juga set piece,” ujarnya.

Miskardi menyebut PSBS akan menjadikan pertandingan tersebut sebagai pengalaman bagi para pemain muda untuk memperbaiki performa pada laga berikutnya.

“Ini akan jadi pelajaran bagi kita. Mudah-mudahan pemain-pemain ini mendapat pengalaman yang berharga dan semakin ke depannya kita semakin baik,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *