Persijap Jepara Terpuruk Tanpa Poin, Antonio Claudio Bidik Kebangkitan Saat Hadapi Dewa United

0
IMG-20261019-WA0115

SERANG, JATENGNOW.COM – Persijap Jepara menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Dewa United pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Laga yang digelar di Banten International Stadium, Serang, Selasa (20/10/2026) pukul 19.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi Laskar Kalinyamat untuk bangkit dari keterpurukan.

Persijap datang dengan catatan buruk setelah melewati lima pertandingan tanpa meraih satu poin pun. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut baru mencetak dua gol dan sudah kebobolan 12 kali.

Situasi itu membuat laga melawan Dewa United menjadi ujian penting bagi Persijap, terutama dalam upaya memperbaiki performa dan membangun kembali kepercayaan diri pemain.

Pelatih caretaker Persijap, Antonio Claudio, mengakui timnya masih menghadapi sejumlah persoalan, terutama dalam penerapan skema permainan dan komunikasi antarpemain yang belum berjalan optimal.

Selain itu, jadwal pertandingan yang padat turut menjadi tantangan dalam mempersiapkan tim menghadapi laga tandang kali ini.

“Jadwal cukup padat. Setelah pertandingan melawan Isenmulang FC, hanya satu hari recovery. Hari kedua langsung persiapan. Tidak banyak waktu,” ucap Antonio dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

Meski waktu persiapan terbatas, Antonio memastikan para pemain tetap berusaha memaksimalkan kondisi yang ada. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim agar Persijap bisa tampil lebih kompetitif dan mendapatkan hasil positif.

“Kami butuh nilai. Kami harus manfaatkan pemain yang dimiliki dengan kerjasama tim. Kami siap berikan yang terbaik, karena kami sangat membutuhkan nilai,” tegasnya.

Bagi Antonio, pertandingan kontra Dewa United memiliki arti penting untuk mengangkat posisi dan kepercayaan diri tim. Karena itu, ia tidak hanya berfokus pada pembenahan aspek teknis, tetapi juga berupaya menjaga mental pemain agar tetap stabil di tengah tekanan akibat rentetan kekalahan.

Persiapan fisik, teknik, dan taktik terus dilakukan untuk memperbaiki penampilan tim. Antonio berharap para pemain mampu menunjukkan mentalitas yang kuat ketika menghadapi tuan rumah.

“Kita yakin mental pemain kita miliki. Kita harap mental pemain stabil jadi motivasi pemain agar bisa dapat kemenangan,” ujar dia.

Dengan lima kekalahan beruntun, Persijap membutuhkan perubahan nyata untuk menghentikan tren negatif. Laga di Serang menjadi kesempatan bagi Laskar Kalinyamat untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dan mulai mengumpulkan poin pada kompetisi musim ini. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *