Polresta Solo Buru Pelaku Pembuangan Bayi di KA Sancaka, CCTV dan Saksi Jadi Kunci
Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Polresta Surakarta masih memburu pelaku yang diduga membuang seorang bayi laki-laki di toilet gerbong Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta–Surabaya. Hingga kini, penyidik terus mengumpulkan alat bukti dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV).
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, penyelidikan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta PPO Satreskrim Polresta Surakarta.
“Rekan-rekan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, berkoordinasi dengan para pihak. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengecekan CCTV,” ujar AKP Lingga kepada wartawan di Mapolresta Surakarta, Rabu (8/7/2026).
Bayi tersebut diketahui ditemukan oleh petugas kereta di dalam toilet saat KA Sancaka melaju dari Yogyakarta menuju Solo. Penemuan terjadi ketika kereta melintas di wilayah Kabupaten Klaten.
Setelah ditemukan, bayi segera dievakuasi saat kereta berhenti di Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, PT KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan peristiwa tersebut kepada Polresta Surakarta.
Meski laporan diterima di Polresta Surakarta, proses penyelidikan dilakukan secara bersama dengan kepolisian di Daerah Istimewa Yogyakarta karena lokasi awal kejadian berada di wilayah tersebut.
“Dari penyidik tentunya berkoordinasi karena lokus awal ada di Jogja. Kolaborasi dilakukan antara Polda Jawa Tengah, khususnya Polresta Solo, dengan Polda DIY,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai hasil penelusuran rekaman CCTV, AKP Lingga belum bersedia mengungkapkan perkembangan penyelidikan. Menurutnya, seluruh rangkaian pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku.
“Masih kami dalami seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan penyidik untuk membuat titik terang kasus ini,” katanya.
Sementara itu, bayi laki-laki yang kini diberi nama Bayu Nawasena Bhayangkara masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk IV Surakarta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi bayi dalam keadaan sehat. Diperkirakan usianya sekitar satu minggu saat ditemukan.
“Ciri-ciri awal berjenis kelamin laki-laki. Informasi terakhir usianya sekitar seminggu. Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” pungkas AKP Lingga. (jn02)
