Ribuan Pendaki dan Peziarah Padati Gunung Lawu Saat Malam 1 Suro, Tercatat 2.474 Aktivitas Masyarakat

0
image

Ilustrasi Gunung Lawu (JatengNOW/Dok. InstockPhoto)

KARANGANYAR, JATENGNOW.COM – Momentum malam 1 Suro 2026 membawa lonjakan aktivitas di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar. Ribuan pendaki dan peziarah tercatat memadati jalur pendakian maupun kawasan wisata religi selama periode tersebut.

Dilansir dari Hariankota.com jejaring JatengNOW, berdasarkan data PUD Aneka Usaha Karanganyar, total aktivitas masyarakat yang tercatat mencapai 2.474 orang, mencakup pendaki gunung maupun pengunjung wisata religi.

Kepala Bidang Operasional dan Pengembangan PUD Aneka Usaha Karanganyar, Titin Riyadiningsih, mengatakan lonjakan aktivitas telah diantisipasi melalui Posko Pengamanan (PAM) Suro 2026 yang beroperasi intensif pada 15–17 Juni 2026.

“Momentum Bulan Suro selalu menjadi salah satu periode dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi di kawasan Gunung Lawu. Karena itu, kami bersama seluruh unsur terkait melakukan langkah antisipasi sejak awal agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Dalam pengamanan tersebut, dua posko induk didirikan di Cemoro Kandang dan Candi Ceto. Posko Cemoro Kandang bertugas mengawasi jalur pendakian Cemoro Kandang serta wisata religi Pringgondani, sementara posko Candi Ceto mengamankan jalur pendakian Candi Ceto dan kawasan Taman Saraswati.

PUD Aneka Usaha Karanganyar juga bersinergi dengan BPBD Karanganyar, relawan Anak Gunung Lawu (AGL), RECO, SAR Kabupaten Karanganyar (SARKAB), PMI, serta Linmas dalam menjaga keselamatan pengunjung.

Dari data periode 13–17 Juni 2026, tercatat 1.442 pendaki menggunakan dua jalur utama Gunung Lawu. Jalur Cemoro Kandang dilalui 776 pendaki, sementara jalur Candi Ceto sebanyak 666 pendaki.

Selain pendakian, kawasan wisata religi juga ramai dikunjungi. Tercatat 1.032 orang mendatangi Pringgondani dan Taman Saraswati.

“Jika digabungkan antara aktivitas pendakian dan wisata religi, total masyarakat yang beraktivitas di kawasan Gunung Lawu mencapai 2.474 orang,” jelas Titin.

Ia menambahkan, petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi hipotermia maupun cedera di jalur pendakian, terutama di titik-titik rawan yang ramai pengunjung.

Menurutnya, sinergi antarinstansi dan relawan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan selama puncak Bulan Suro.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan PAM Suro 2026 berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol atau insiden fatal selama kegiatan,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, pengelola berharap pola pengamanan terpadu ini dapat terus ditingkatkan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengunjung pada momentum serupa di tahun-tahun mendatang. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *