Smart Road Safety Policing! Cara Baru Polresta Solo Kendalikan Risiko di Jalan Dalam Satu Data Satu Peta

0
WhatsApp Image 2025-11-28 at 11.53.41_50ec19a2

Satlantas Polresta Solo Bangun Sistem Satu Peta untuk Keselamatan Jalan (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Upaya peningkatan keselamatan lalu lintas di Kota Solo kini diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang digagas Satlantas Polresta Solo. Inisiatif ini mengintegrasikan data keselamatan dari lima pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) ke dalam satu sistem geospasial terpadu di Backoffice Smart Road Safety Policing.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Agung Yudiawan menjelaskan, platform Smart Road Safety Policing menjadi keunggulan utama dalam upaya menciptakan manajemen keselamatan jalan yang lebih modern dan presisi. Seluruh data strategis dari pilar Safer People, Safer Road, Safer Vehicle, Road Safety Management, hingga Post-Crash Response, dihimpun dan divisualisasikan dalam satu peta digital terintegrasi.

“Seluruh data strategis dari lima pilar RUNK dihimpun, dianalisis, dan divisualisasikan pada satu peta digital. Dengan prinsip satu data dan satu peta, pengambilan keputusan bisa dilakukan cepat dan tepat,” ujar Agung.

Melalui sistem tersebut, setiap instansi dapat melihat kondisi kota secara menyeluruh berbasis risiko. Informasi yang terintegrasi mulai dari CCTV, laporan masyarakat, kondisi jalan, kelayakan kendaraan, hingga kapasitas fasilitas kesehatan.

Agung menegaskan, platform geospasial ini bukan hanya untuk monitoring, melainkan menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan RUNK Solo. Melalui peta digital ini, instansi terkait dapat memprediksi potensi gangguan lalu lintas, memetakan titik rawan kecelakaan, hingga menetapkan prioritas penanganan secara presisi.

Perwakilan Jasa Raharja, Andri Joko Rusito, menyebut bahwa platform ini juga dirancang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dalam tools tersebut masyarakat bisa mengetahui titik kemacetan, event yang sedang berlangsung hingga lokasi perbaikan jalan. Ini bisa membantu masyarakat dalam mengambil keputusan perjalanan,” jelasnya.

Kolaborasi lintas sektor juga memperkuat implementasi sistem ini. Pemerintah Kota Solo menilai peta geospasial menjadi dasar kebijakan presisi dalam penataan mobilitas. Dinas Perhubungan memanfaatkan data real-time untuk rekayasa lalu lintas, sementara Dinas PUPR menggunakan sistem tersebut untuk menentukan prioritas perbaikan jalan dan infrastruktur keselamatan.

Dinas Kesehatan serta fasilitas kesehatan menekankan pentingnya integrasi data untuk mempercepat respon medis dan memperpendek waktu golden hour. Jasa Raharja menilai peta risiko strategis untuk program pencegahan kecelakaan yang tepat sasaran.

Dengan dukungan menyeluruh dari berbagai sektor, Polresta Solo berharap Smart Road Safety Policing dapat menjadi model manajemen keselamatan lalu lintas yang modern, akurat, dan kolaboratif. Sistem berbasis teknologi ini diharapkan menjadi contoh nasional dalam penguatan keselamatan jalan dan mobilitas perkotaan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *