Usai Diperiksa di Mapolresta Solo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dibawa KPK ke Jakarta
SOLO, JATENGNOW.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Soloraya, Kamis (9/7/2026) malam. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta, Etik bersama empat orang lainnya diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Pantauan awak media di Mapolresta Surakarta, situasi berlangsung kondusif tanpa pengamanan yang mencolok. Sekitar pukul 04.21 WIB, tim KPK terlihat membawa enam koper berwarna hijau serta sejumlah berkas dari lobi Mapolresta menuju ruang pemeriksaan di lantai dua.
Sekitar pukul 05.43 WIB, Etik Suryani keluar dari gedung didampingi petugas KPK. Mengenakan kemeja putih, rompi hitam, dan masker, ia memilih bungkam saat dicecar pertanyaan awak media terkait operasi tangkap tangan tersebut.
Selanjutnya, Etik bersama rombongan KPK menaiki bus yang juga mengangkut sejumlah koper dan barang bukti sebelum bertolak menuju Jakarta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut. Ia menyebut, total lima orang diamankan dalam kegiatan tersebut, termasuk Bupati Sukoharjo.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo. Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, pemeriksaan awal dilakukan sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari sebelum seluruh pihak yang diamankan dibawa ke Jakarta.
“Dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
KPK mengungkapkan, operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan yang diduga dilakukan oleh kepala daerah terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
“Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” jelas Budi. (*)
