Wapres Gibran Rakabuming Raka Tegaskan Tata Kelola MBG dan Koperasi Merah Putih Akan Dibenahi

0
WhatsApp Image 2026-01-23 at 08.26.28

11 Bulan Program MBG di Rembang, 43 SPPG Aktif Layani 104 Ribu Lebih Penerima Manfaat (JatengNOW/Dok)

JAKARTA, JATENGNOW.COM – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) agar lebih efektif, tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi.

Menurut Gibran, pembenahan tata kelola menjadi langkah penting untuk memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola MBG dan KDMP untuk memastikan setiap rupiah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Gibran, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan sistem pelaksanaan kedua program itu juga ditujukan untuk mencegah potensi penyimpangan serta praktik korupsi yang dapat menghambat keberhasilan program pemerintah.

Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi kunci agar Program Makan Bergizi Gratis maupun Koperasi Merah Putih dapat berjalan sesuai tujuan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.

“Langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan kemampuan fiskal pemerintah sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.

Gibran menilai kepercayaan masyarakat dan pelaku pasar merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional serta mendukung keberlanjutan berbagai program prioritas pemerintah.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menyampaikan rencana pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis usai pelantikan jajaran baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyatakan pegawai BGN tidak diperbolehkan memiliki atau mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menghindari konflik kepentingan dalam pelaksanaan program.

Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat integritas serta transparansi dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memperkirakan sekitar 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi hingga akhir 2026.

Program tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperluas akses usaha bagi warga di berbagai daerah.

Dengan pembenahan tata kelola MBG dan percepatan pengembangan koperasi desa, pemerintah berharap kedua program strategis tersebut dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *