243 Ribu Satlinmas Jateng Dikumpulkan, Gerakan Jempol Baik Digaungkan
243 Ribu Satlinmas Jateng Dikumpulkan, Gerakan Jempol Baik Digaungkan (JatengNOW/Dok)
SEMARANG, JATENGNOW.COM – Sebanyak 243.543 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 8.562 desa dan kelurahan di Jawa Tengah mengikuti Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026).
Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran Satlinmas dalam menjaga ketertiban sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat dan kepala daerah, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani.
Hadir pula Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal, para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) Aris Marsudiyanto mengatakan, Satlinmas memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, tugas Satlinmas kini tidak hanya berkaitan dengan menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Anggota Satlinmas juga diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi bencana, mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan hidup, serta mengawal berbagai program pemerintah.
Di tengah derasnya arus informasi, Aris mengingatkan anggota Satlinmas agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ujaran kebencian hingga informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat, menurutnya, perlu disikapi dengan kehati-hatian.
Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui pencanangan Gerakan Nasional Jempol Baik.
Gerakan ini mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dengan prinsip menyaring informasi sebelum membagikannya.
“Mari kita bina, kita bimbing, kita biasakan kepada seluruh masyarakat, anak-anak, saudara-saudara, dan keluarga kita menggunakan jempolnya dengan baik. Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” ujar Aris.
Dalam apel tersebut juga diberikan penghargaan kepada asosiasi linmas (Aslinmas) dengan jumlah anggota terbanyak.
Jawa Tengah tercatat menjadi provinsi dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 75.738 orang.
Di tingkat kabupaten, jumlah anggota Aslinmas terbanyak di Jawa Tengah ditempati Kabupaten Semarang dengan 32.854 anggota.
Berikutnya Kabupaten Brebes dengan lebih dari 24 ribu anggota, Kabupaten Wonosobo sebanyak 5.087 anggota, Kabupaten Boyolali 2.703 anggota, dan Kabupaten Batang 2.458 anggota.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan ratusan ribu anggota Satlinmas merupakan kekuatan sosial yang berada paling dekat dengan masyarakat.
Karena itu, konsep “Hansip Reborn” yang digaungkan dalam kegiatan tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Namun, semangat tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini melalui pola kerja yang lebih profesional dan terkoordinasi.
“Tugas utamanya memang menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tapi sekarang lebih jauh dari itu. Kita ingin kekuatan 243 ribu lebih Satlinmas di Jateng yang selama ini sudah bekerja di tengah warga semakin solid, semakin siap, dan semakin cepat merespons ketika masyarakat membutuhkan,” kata Luthfi.
Luthfi menambahkan, penguatan Satlinmas tidak hanya menjadi tanggung jawab para anggotanya. Pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota juga perlu memberikan dukungan agar Satlinmas dapat menjalankan tugas secara optimal.
Dengan jumlah anggota yang mencapai lebih dari 243 ribu orang dan tersebar di ribuan desa serta kelurahan, Satlinmas diharapkan semakin mampu menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta ketahanan lingkungan di Jawa Tengah. (jn02)
