81 Remaja Ikuti Seleksi Duta GenRe Surakarta 2026, Grand Final Digelar 25 Oktober
SOLO, JATENGNOW.COM – Sebanyak 10 pasang finalis bersiap memperebutkan gelar Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Surakarta 2026. Malam grand final ajang tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pendhapi Gede, kompleks Balai Kota Surakarta, Minggu (25/10/2026) mulai pukul 19.00 WIB.
Pemilihan Duta GenRe Surakarta 2026 diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta bersama Forum GenRe Surakarta.
Mengusung tema Beyond the Crown, Beyond the Stage, ajang ini menekankan bahwa peran duta remaja tidak berhenti pada gelar maupun penampilan di atas panggung. Para finalis diharapkan mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi lingkungan dan menginspirasi generasi muda lainnya.
Tema tersebut juga mengajak remaja untuk menyadari nilai diri tanpa bergantung pada pengakuan orang lain, sekaligus terus bertumbuh dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
Pemilihan Duta GenRe menjadi wadah pengembangan potensi, kepemimpinan, dan kemampuan advokasi remaja. Para peserta diharapkan dapat ikut mendorong perencanaan masa depan yang sehat dan berkualitas, termasuk berkontribusi dalam upaya mencegah pernikahan dini, perilaku seksual berisiko, serta penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
Proses seleksi Duta GenRe Surakarta 2026 diikuti 81 pendaftar, terdiri atas 20 laki-laki dan 61 perempuan. Mereka berasal dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) tingkat kelurahan maupun sekolah.
Tahapan seleksi dimulai dengan tes tertulis pada 3 Oktober 2026 di Sekretariat Bersama Surakarta. Sehari kemudian, peserta mengikuti wawancara dengan tim juri yang melibatkan Duta GenRe 2025 dan psikolog.
Dalam wawancara, juri menggali kesiapan, pengetahuan, dan sikap peserta sebagai calon duta. Penalaran kritis terhadap isu remaja, wawasan umum, serta kepribadian ketika menghadapi persoalan juga menjadi aspek penilaian.
Dari proses tersebut, terpilih 10 pasang finalis yang melanjutkan tahapan berikutnya hingga grand final.
Sebelum mencapai malam puncak, para finalis telah menjalani karantina dan memperoleh pembekalan mengenai sejumlah isu penting. Materi yang diberikan meliputi kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking, edukasi kesehatan dan perilaku berisiko pada remaja, serta pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) bersama BNN Kota Surakarta.
Mereka juga mengikuti uji advokasi dan diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) untuk mengasah kemampuan menyampaikan gagasan serta merespons persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja.
Malam grand final akan menghadirkan sejumlah juri dari unsur pemerintah, legislatif, psikologi, dan Duta GenRe tingkat nasional.
Mereka antara lain Ketua TP PKK Kota Surakarta sekaligus Bunda GenRe Surakarta, Venessa Achmad Ardianto; perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah; Naura Ade Putri, Duta GenRe Putri Juara II tingkat nasional; Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, H. Sugeng Riyanto; serta psikolog Yustinus Joko Dwi Nugroho.
Selain penilaian terhadap para finalis, acara puncak juga akan diisi penampilan unjuk bakat peserta putra dan putri.
Masyarakat Kota Surakarta diundang untuk menyaksikan langsung malam grand final tersebut. Melalui ajang ini, penyelenggara berharap lahir duta-duta muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi inspirator dan berperan aktif dalam menghadapi tantangan generasi muda di Kota Solo. (jn02)
