Ratusan Ruang Sekolah di Rembang Butuh Perbaikan, Pemkab Bergerak Bertahap
REMBANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat komitmen dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Hingga tahun 2026, Pemkab Rembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) melakukan pendataan sekaligus tindak lanjut terhadap sekitar 300 ruang sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan aman dan nyaman, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim hujan.
Sebagai tahap awal, Dindikpora Rembang telah menyampaikan nota dinas kepada Bupati Rembang pada Desember 2025 lalu. Nota tersebut memuat daftar ruang sekolah yang dinilai membutuhkan penanganan prioritas.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dindikpora Kabupaten Rembang, Kapti Prastiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah ruang sekolah yang harus segera ditangani karena berpotensi mengganggu aktivitas pembelajaran.
“Sebanyak 11 ruang sekolah kami prioritaskan untuk segera dilakukan penanganan,” ujar Kapti Prastiyo.
Ia merinci, ruang-ruang tersebut meliputi perpustakaan SDN Jambangan Kecamatan Sarang, ruang kelas SDN Leran dan SDN Jurangjero Kecamatan Sluke, dua ruang kelas dan kamar mandi SDN Sencangcoyo Kecamatan Lasem, empat ruang kelas SDN Jeruk Kecamatan Pancur, serta satu ruang kelas SDN Sendangmulyo Kecamatan Gunem.
Selain ruang prioritas tersebut, ratusan ruang sekolah lainnya yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang juga telah masuk dalam proses pengusulan perbaikan secara bertahap melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
“Ada sembilan ruangan yang memang perlu penanganan secepatnya. Itu yang saya buatkan nota dinas,” jelasnya.
Kapti menambahkan, Pemkab Rembang terus melakukan revitalisasi sarana pendidikan secara berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, program perbaikan telah direalisasikan pada 60 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP.
“Dari 60 sekolah yang direvitalisasi tahun lalu, total sasarannya mencapai sekitar 300 ruang. Bahkan ada sekolah yang mendapatkan perbaikan lebih dari satu ruangan, seperti SDN Tireman yang memperoleh sembilan ruang,” tandasnya.
Melalui upaya yang dilakukan secara bertahap dan terencana tersebut, Pemkab Rembang berharap kualitas lingkungan belajar di seluruh wilayah dapat terus meningkat, sehingga mendukung proses pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. (jn02)
