Libur Lebaran di Solo Safari, Safari Raya Festive Suguhkan Hiburan dan Edukasi Satwa
Libur Lebaran di Solo Safari, Safari Raya Festive Suguhkan Hiburan dan Edukasi Satwa (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Solo Safari menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk Safari Raya Festive untuk menyambut momentum libur Lebaran 2026. Program ini berlangsung selama periode 14–31 Maret dengan menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan wisata satwa, hiburan keluarga, serta edukasi konservasi.
Selama periode tersebut, Solo Safari tetap beroperasi mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Sementara pada hari pertama Lebaran, jam operasional menyesuaikan menjadi pukul 10.00 hingga 16.30 WIB.
Sebagai bagian dari Safari Raya Festive, Solo Safari juga menyiapkan rangkaian acara tematik yang berlangsung pada 21–29 Maret. Berbagai hiburan disajikan sepanjang hari, mulai dari parade satwa, pertunjukan Arabian dance, hingga clown interactive yang menghadirkan suasana meriah bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.
Pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan Jaja dan Caca, maskot utama Solo Safari yang menjadi favorit anak-anak dan keluarga. Selain itu, terdapat program Primate Education yang digelar setiap hari untuk mengenalkan berbagai jenis primata endemik Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya pelestarian satwa dan habitatnya.
Dalam rangka menyambut tradisi Lebaran, Solo Safari juga menghadirkan acara khusus Grebeg Syawal yang akan digelar pada 28 Maret. Program ini menghadirkan nuansa perayaan khas Hari Raya dengan memadukan unsur budaya dan hiburan di kawasan Solo Safari.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat dinikmati pengunjung dengan harga tiket yang sama untuk anak maupun dewasa. Tiket reguler dibanderol Rp85.000, sedangkan tiket premium Rp125.000.
Selama periode libur Lebaran, jumlah pengunjung Solo Safari diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pengelola telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari optimalisasi alur kunjungan di dalam kawasan hingga peningkatan fasilitas pendukung seperti area parkir, layanan tiket, serta kesiapan tim operasional di lapangan. (jn02)
