Festival Balon Dieng Dijaga Ketat, Polisi Siaga Pasca Operasi Ketupat
Festival Balon Dieng Dijaga Ketat, Polisi Siaga Pasca Operasi Ketupat (JatengNOW/Dok)
WONOSOBO, JATENGNOW.COM – Kawasan wisata Dieng dan gelaran Festival Balon Wonosobo kembali menjadi magnet wisatawan saat libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Mengantisipasi lonjakan pengunjung, Polres Wonosobo memperkuat pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (26/3/2026), sebagai tindak lanjut pasca Operasi Ketupat Candi 2026.
Kapolres Wonosobo, M. Kasim Akbar Bantilan, bersama jajaran turun langsung memantau arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, khususnya jalur menuju kawasan Dieng.
Pengamanan dibagi menjadi dua tim, yakni tim pertama dipimpin Kapolres yang fokus pada jalur wisata Dieng, sementara tim kedua dipimpin Wakapolres yang bertugas di jalur Kertek serta lokasi festival balon.
“Kami memberlakukan KRYD untuk mengantisipasi arus balik Lebaran serta meningkatnya aktivitas wisata. Kehadiran anggota di lapangan penting untuk memastikan situasi tetap aman, lancar, dan tertib,” ujarnya.
Sebanyak tujuh pos pengamanan, mulai dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan hingga Pos Terpadu, masih dioperasionalkan sebagai pusat layanan masyarakat. Selain itu, layanan Call Center Polri 110 tetap aktif selama 24 jam, didukung inovasi digital seperti Chatbot Sipolan.
Pengamanan juga difokuskan pada puncak Festival Balon Wonosobo yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026. Rekayasa lalu lintas hingga pengaturan parkir telah disiapkan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Polisi turut mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mewaspadai potensi cuaca hujan di kawasan pegunungan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, menegaskan bahwa penguatan KRYD merupakan langkah strategis untuk menjamin keamanan masyarakat pasca Lebaran.
“Kami memastikan Polri tetap hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik, khususnya di jalur wisata dan pusat keramaian,” tegasnya. (jn02)
