Lapangan Manahan Tergenang saat Pertandingan Persis vs Semen Padang, Andre Rosiade Sebut “Seperti Sawah”
Lapangan Manahan Tergenang saat Pertandingan Persis vs Semen Padang, Andre Rosiade Sebut “Seperti Sawah” (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Kondisi lapangan Stadion Manahan menjadi sorotan saat laga Persis Solo melawan Semen Padang dalam lanjutan Super League 2025/2026, Minggu (12/4/2026).
Pertandingan yang dimenangkan Persis dengan skor 2-1 itu diwarnai genangan air di sejumlah titik lapangan, terutama saat babak kedua. Hujan deras yang mengguyur sejak babak pertama membuat kondisi permukaan lapangan semakin memburuk.
Bahkan, laga sempat tertunda sekitar 10 menit karena genangan air yang cukup mengganggu jalannya pertandingan. Meski demikian, wasit akhirnya memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan.
Kondisi lapangan yang tergenang membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. Aliran bola menjadi tidak lancar, sehingga para pemain lebih banyak mengandalkan umpan panjang.
Pemain Persis, Miroslav Maricic, mengakui situasi tersebut cukup menyulitkan timnya, terutama dalam membangun serangan.
“Babak kedua sangat sulit karena lapangan berair. Kami harus bermain long ball dan terus berjuang. Tiga poin ini terasa seperti enam poin,” ujarnya usai pertandingan.

Kondisi ini juga menuai kritik dari penasihat Semen Padang, Andre Rosiade. Ia menilai sistem drainase stadion masih jauh dari ideal.
“Kondisi lapangan ini PR besar. Saya sangat menyayangkan, ini proyek pemerintah, tapi kayak sawah menurut saya,” tegasnya.
Andre bahkan membandingkan dengan Stadion Haji Agus Salim yang dinilai memiliki sistem drainase lebih baik. Ia pun mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kualitas lapangan Stadion Manahan.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat stadion berstandar nasional seharusnya mampu menunjang kualitas pertandingan.
Meski diwarnai kendala lapangan, Persis Solo tetap mampu mengamankan kemenangan penting yang menjadi modal berharga dalam persaingan ketat di papan bawah klasemen. (jn02)
