Kapolda Jateng Ajak Mahasiswa Bergerak! Generasi Muda Disebut Penentu Indonesia Emas 2045

0
image

Kapolda Jateng Ajak Mahasiswa Bergerak! Generasi Muda Disebut Penentu Indonesia Emas 2045 (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengajak mahasiswa menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Konsolidasi Nasional Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SEMA PTKIN) se-Indonesia di Planetarium Gedung Rektorat Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Selasa (19/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri sekitar 100 mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia itu, Kapolda Jateng menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa di tengah tantangan demokrasi, perkembangan teknologi, hingga dinamika sosial yang terus berkembang.

“Generasi muda merupakan penentu masa depan bangsa. Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin yang akan menentukan arah Indonesia di masa mendatang,” ujar Irjen Pol Ribut Hari Wibowo saat menyampaikan orasi ilmiah.

Kegiatan tersebut mengangkat tema penguatan peran mahasiswa dalam mewujudkan keadilan sosial, demokrasi substantif, dan pembangunan berkelanjutan. Forum ini juga menjadi ruang dialog antara mahasiswa, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Kapolda menilai mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pengamat, melainkan harus hadir sebagai penggerak perubahan sekaligus penjaga nilai kebangsaan. Menurutnya, mahasiswa PTKIN memiliki modal besar berupa ilmu pengetahuan, spiritualitas dan akhlak, serta semangat kebangsaan yang mampu berjalan seiring dengan perkembangan zaman.

“Mahasiswa Islam harus naik kelas. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas moral, dan kemampuan menjadi solusi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, kampus, dan Polri dalam menjaga keamanan, persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Mahasiswa, kata dia, bukan sekadar objek pengamanan, tetapi mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan demokrasi yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut memperkenalkan transformasi pemolisian berbasis customer oriented sebagai bagian dari wajah baru Polri yang lebih terbuka, humanis, dan responsif terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam forum akademik merupakan upaya membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif dengan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.

“Polri ingin hadir lebih dekat dengan generasi muda melalui ruang-ruang dialog yang terbuka dan edukatif. Dengan sinergi yang baik antara mahasiswa, kampus, dan aparat, diharapkan lahir generasi yang kritis, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Forum Konsolidasi Nasional SEMA PTKIN tersebut turut dihadiri Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Musahadi, MAg, perwakilan KPU, unsur pemerintah daerah, dosen, serta mahasiswa PTKIN dari berbagai wilayah di Indonesia. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *