Pelatihan Totok Jari Alif dan Transedental Hypnosis di Solo Diserbu Peserta Lintas Daerah, Banyak Akui Langsung Rasakan Manfaatnya
SOLO, JATENGNOW.COM – Balekambang Resto Surakarta menjadi lokasi pelaksanaan Pelatihan Totok Jari Alif (TJA) dan Transedental Hypnosis (TH) yang diikuti peserta dari berbagai daerah, mulai Solo Raya, Pekalongan, Pemalang, Semarang, Yogyakarta, Ngawi hingga Magetan.
Kegiatan pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusias dengan menghadirkan instruktur sekaligus Master Trainer Senior TJA TH, Kapten Arm Sahono, yang didampingi Master Anita dan Master Tri.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran teori sekaligus praktik langsung mengenai teknik terapi Totok Jari Alif dan metode Transedental Hypnosis yang diaplikasikan untuk membantu penanganan medis, nonmedis, hingga gangguan psikis.
Materi yang diberikan meliputi teknik terapi untuk membantu mengurangi keluhan fisik, relaksasi mental, mengatasi stres, ketegangan emosional, hingga berbagai keluhan seperti saraf kejepit, penyempitan jantung, kaki tidak bisa dilipat, sampai gangguan nonmedis yang dikaitkan dengan aura negatif.
Peserta juga dibimbing secara langsung untuk memahami metode terapi yang aman, humanis, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik terapi secara langsung antar peserta dengan pendampingan instruktur.
Sejumlah peserta mengaku merasakan perubahan kondisi tubuh setelah mengikuti sesi praktik. Keluhan seperti pegal, nyeri tubuh, kelelahan, hingga beban pikiran disebut mulai berkurang usai mendapatkan terapi langsung di lokasi pelatihan.
Pengalaman tersebut membuat peserta semakin antusias mendalami metode Totok Jari Alif dan Transedental Hypnosis sebagai sarana membantu kesehatan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Kapten Arm Sahono menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membangun kepedulian sosial melalui pendekatan terapi yang mengedepankan sentuhan kemanusiaan, ketenangan pikiran, dan kesehatan holistik.
“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan praktisi-praktisi yang bisa membantu masyarakat, baik dalam pendampingan kesehatan fisik maupun psikis, dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab,” ujarnya.
Dengan hadirnya peserta dari berbagai wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta, pelatihan Totok Jari Alif dan Transedental Hypnosis ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperluas edukasi terapi alternatif sekaligus pemberdayaan kesehatan masyarakat secara mandiri. (jn02)
