Sambut Bhikkhu Thudong, Respati Sebut Solo Kota Terbuka dan Penuh Toleransi

0
IMG-20260524-WA0069

SOLO, JATENGNOW.COM – Respati Ardi menegaskan Kota Solo tetap menjadi kota yang terbuka dan menjunjung tinggi toleransi saat menyambut kedatangan para Bhikkhu Thudong di Pura Mangkunegaran, Sabtu (23/5/2026).

Sebanyak 57 Bhikkhu Thudong tiba di Solo dalam rangka perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur untuk memperingati Hari Tri Suci Waisak.

Kedatangan para bhikkhu disambut antusias masyarakat yang memadati sejumlah titik kirab mulai dari Pura Mangkunegaran, Loji Gandrung hingga Balai Kota Surakarta.

Momentum tersebut dinilai menjadi gambaran nyata bahwa nilai toleransi masih hidup kuat di tengah masyarakat Kota Solo, meski sebelumnya Surakarta belum masuk 10 besar Indeks Kota Toleran 2026 versi Setara Institute.

“Kami sangat merasa bangga sekali hari ini. Sudah lama diharapkan, akhirnya Bhikkhu Thudong bisa mampir, bersinggah, dan mengikuti kirab. Senang sekali, dan saya ucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Surakarta yang antusiasmenya luar biasa,” ujar Respati.

Menurutnya, sambutan hangat masyarakat menunjukkan bahwa Solo memberi ruang bagi siapa saja untuk menjalankan ibadah, tradisi, maupun kegiatan adat secara damai dan penuh penghormatan.

“Makna untuk Kota Solo, ya jelas Kota Solo ini terbuka untuk siapa pun, bagi kepercayaan dan agama apa pun untuk melakukan upacara agama, upacara adat. Silakan, kami mendukung penuh untuk dilaksanakan di Kota Surakarta dengan penuh khidmat dan penuh dengan kedamaian,” katanya.

Respati menilai toleransi tidak hanya diukur melalui angka atau peringkat semata, tetapi juga tercermin dari perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut antusiasme warga dalam menyambut Bhikkhu Thudong menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan dan penghormatan lintas agama masih menjadi karakter masyarakat Solo.

Kedatangan Bhikkhu Thudong juga diharapkan menjadi awal kegiatan serupa di masa mendatang.

“Tentunya saya serahkan kepada rekan-rekan dari tokoh-tokoh agama Buddha. Tapi memang ini berkah tahun ini, luar biasa, yang dinanti-nanti akhirnya bisa ke Solo. Apabila nanti tahun depan ada kesempatan lagi, tentunya kami sangat berharap,” tandasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *