Radja Rayakan 25 Tahun Berkarya, Siapkan Film dan Festival Patah Hati Nasional
0-0x0-0-0#
JAKARTA, JATENGNOW.COM – Band legendaris Radja merayakan 25 tahun perjalanan kariernya di industri musik Indonesia dengan menghadirkan dua proyek besar bertajuk “Radja The Movie” dan “Broken Versus Music Experience Festival”.
Peluncuran resmi dua proyek monumental tersebut diumumkan dalam acara press conference di Kafe Bejawa, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Selama seperempat abad, Radja dikenal lewat lagu-lagu bertema cinta, kehilangan, dan patah hati yang melekat di berbagai generasi penikmat musik Indonesia.
Dalam perayaan kali ini, Radja tidak hanya menghadirkan konser nostalgia, tetapi juga karya sinematik berjudul Radja The Movie.
Film tersebut disebut akan mengangkat perjalanan emosional Radja selama 25 tahun berkarya sekaligus menggambarkan hubungan kuat antara band dan para penggemarnya.
“Radja The Movie bukan sekadar kisah tentang band, tetapi perjalanan emosional tentang cinta, kehilangan, dan kenangan yang tumbuh bersama musik,” demikian disampaikan dalam press release resmi.
Selain film, Radja juga menghadirkan Broken Versus Music Experience Festival yang diklaim menjadi festival musik emosional lintas generasi.
Festival tersebut akan mempertemukan lagu-lagu patah hati era 2000-an dengan gelombang musik emosional generasi masa kini.
Konsep festival dirancang megah dengan nuansa sinematik, gelap, emosional, dan penuh nostalgia.
“Festival ini bukan sekadar konser, tetapi perjalanan emosional tentang cinta yang gagal, kehilangan yang belum selesai, dan kenangan yang diam-diam masih tinggal,” tulis panitia.
Dalam festival tersebut, Radja akan tampil sebagai representasi musik cinta dan patah hati era terdahulu yang pernah menjadi soundtrack kehidupan banyak orang Indonesia.
Sementara itu, musisi generasi baru akan menghadirkan perspektif berbeda tentang kesepian, kehilangan, hingga luka emosional generasi modern.
Broken Versus Music Experience Festival dijadwalkan melakukan roadshow ke lima kota besar Indonesia mulai September hingga November 2026.
Lima kota tersebut yakni Solo, Malang, Makassar, Banjarmasin, dan Batam.
Festival ini diharapkan menjadi ruang nostalgia sekaligus pengalaman musikal emosional yang mempertemukan dua generasi dalam satu panggung besar. (jn02)
