Ahmad Luthfi Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Jateng, Target Kemantapan Tembus 95 Persen

0
image-31

Perbaikan Jalan di Kabupaten Jepara (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kondisi jalan rusak di berbagai daerah dengan melakukan realokasi anggaran tahun 2026 sebesar sekitar Rp200 miliar.

Kebijakan tersebut diambil guna mempercepat penanganan infrastruktur jalan tanpa harus menunggu pembahasan APBD Perubahan yang baru akan dilakukan pada September 2026.

“Jadi untuk tahun 2026 ini, daripada menunggu anggaran perubahan bulan September, kita membuat Perkada untuk menggeser beberapa anggaran yang kita gunakan untuk pemeliharaan jalan,” kata Ahmad Luthfi usai Rapat Evaluasi APBD 2026 dan Persiapan APBD Perubahan 2026 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (8/6/2026).

Menurut Luthfi, langkah tersebut dilakukan setelah tingkat kemantapan jalan provinsi menurun akibat musim hujan berkepanjangan yang terjadi hingga awal tahun 2026.

Pemprov Jateng menargetkan kondisi kemantapan jalan provinsi kembali seperti tahun 2025 yang mencapai 94,4 persen.

“Hari ini saya putuskan bersama Wagub, Sekda, dan seluruh OPD bahwa khusus infrastruktur akan kita buatkan Perkada. Sehingga jalan-jalan provinsi yang saat ini berkategori rusak berat dapat segera dilakukan pemeliharaan dan peningkatan,” tegasnya.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan antara lain Randublatung–Cepu, ruas jalan di kawasan Solo Raya, serta Keling–Kelet di Kabupaten Jepara yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Luthfi menegaskan proses perbaikan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui tahapan administrasi, penggeseran anggaran, hingga proses lelang sesuai aturan yang berlaku.

“Tidak bisa langsung selesai seketika. Harus ada lelang, penggeseran anggaran, dan Perkada agar tidak melanggar aturan. Tapi yang terpenting, perbaikannya bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan tambahan anggaran Rp200 miliar tersebut telah diplot untuk berbagai usulan perbaikan jalan di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Selain Randublatung–Cepu dan Keling–Kelet Jepara, anggaran juga akan digunakan untuk perbaikan jalan di Wonogiri, Solo Raya, serta sejumlah titik lain yang membutuhkan penanganan segera.

Dengan tambahan anggaran tersebut serta dukungan APBD Perubahan, Pemprov Jateng optimistis tingkat kemantapan jalan provinsi dapat kembali meningkat hingga mencapai kisaran 95 hingga 96 persen pada akhir tahun 2026.

Perbaikan jalan nantinya dilakukan melalui dua skema, yakni pengaspalan dua lapis oleh Bidang Bina Marga untuk peningkatan kualitas jalan, serta pengaspalan satu lapis oleh Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) untuk pemeliharaan rutin. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *