Diperiksa KPK 7 Jam, Plt Bupati Sukoharjo Dicecar 23 Pertanyaan soal Dugaan Pemerasan

0
image

Diperiksa KPK 7 Jam, Plt Bupati Sukoharjo Dicecar 23 Pertanyaan soal Dugaan Pemerasan (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Surakarta, Rabu (29/7/2026).

Selain Eko, penyidik KPK juga memeriksa empat aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Budi Santoso, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Havid Danang Purnomo Widodo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agus Suprapto, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Budi Susetyo.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di ruang Traffic Management Center (TMC) Mapolresta Surakarta mulai sekitar pukul 09.47 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Kasus yang tengah didalami KPK berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah yang menyeret Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Richard Tri Handoko, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Tri Mulyo.

Usai menjalani pemeriksaan, Eko mengaku proses pemeriksaan berlangsung lancar dan profesional.

“Berjalan lancar. Jadi perlakuan penyidik profesional, luar biasa. Kami juga diberi kesempatan untuk isoma, ya. Tadi makan juga alhamdulillah habis,” ujarnya kepada wartawan.

Eko mengungkapkan dirinya menerima 23 pertanyaan dari penyidik yang sebagian besar berkaitan dengan kapasitasnya sebagai Wakil Bupati Sukoharjo saat itu, termasuk hubungan dengan para tersangka dalam perkara tersebut.

“Ada 23 pertanyaan. Ya seputar posisi kami sebagai Wakil Bupati, kemudian apakah seperti apa hubungan kami dengan para tersangka,” katanya.

Namun saat ditanya lebih rinci mengenai materi pemeriksaan yang menyangkut Bupati Sukoharjo Etik Suryani maupun dua tersangka lainnya, Eko memilih menyerahkan penjelasan kepada penyidik KPK.

“Nanti lebih teknis dengan KPK ya,” ucapnya singkat.

Eko juga membenarkan empat ASN Pemkab Sukoharjo yang namanya beredar sebelumnya memang turut diperiksa oleh penyidik.

“Tadi sudah tersebar beritanya yaitu, sudah benar itu,” katanya.

Sementara terkait informasi mengenai seorang staf ahli bupati yang disebut ikut diperiksa, Eko enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Lihat, lihat itu ada fotonya itu. Lihat aja ya nanti,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh saksi menjalani pemeriksaan secara terpisah.

“Terpisah, iya terpisah,” pungkasnya.

Setelah memberikan keterangan kepada awak media, Eko meninggalkan Mapolresta Surakarta menggunakan kendaraan dinas. Tak lama kemudian, tiga mobil yang membawa empat ASN serta tim penyidik KPK juga meninggalkan lokasi pemeriksaan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *