OTT Bupati Pemalang, KPK Sita Uang Rp2 Miliar dan Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan

0
WhatsApp Image 2026-07-29 at 15.39.17

OTT Bupati Pemalang, KPK Sita Uang Rp2 Miliar dan Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan (JatengNOW/Dok)

PEMALANG, JATENGNOW.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penerimaan suap terkait proyek pemerintah dan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan operasi senyap tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan tertutup yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah.

“Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Selain dugaan penerimaan terkait proyek, KPK juga mendalami indikasi praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang.

“Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual beli jabatan,” tambahnya.

21 Orang Diamankan, Uang Lebih dari Rp2 Miliar Disita

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan sebanyak 21 orang dari sejumlah lokasi.

Sebanyak lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Kabupaten Pemalang, dan satu orang lainnya di Kabupaten Purworejo.

Seluruh pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Punya Harta Rp21,3 Miliar

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Anom Widiyantoro tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp21,3 miliar.

Sebelum menjabat Bupati Pemalang, Anom dikenal memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Pemalang, Anom pernah menempati berbagai posisi strategis di PT Wijaya Karya (WIKA), mulai dari staf ahli, internal auditor, kepala seksi, manajer keuangan dan personalia, hingga general manager dalam kurun waktu 1996–2021.

Selanjutnya, ia dipercaya menjabat Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Hotel Indonesia Property (PT HIPA) pada periode 2021–2024.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Politik

Anom Widiyantoro lahir pada 20 Maret 1970. Ia menghabiskan masa pendidikan dasar dan menengah di wilayah Cimahi dan Bandung, Jawa Barat.

Untuk pendidikan tinggi, Anom meraih gelar Sarjana Manajemen Keuangan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada 1996. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Ekonomi dan Bisnis di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dan lulus pada 2005.

Di dunia politik, Anom resmi menjabat sebagai Bupati Pemalang sejak 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Nurkholes. Pasangan tersebut diusung koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.

Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diperiksa sebelum mengumumkan hasilnya kepada publik. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *