Polres Jepara Ajari Pelajar SMK Bakti Praja Cara Cerdas Manfaatkan AI
Polres Jepara Ajari Pelajar SMK Bakti Praja Cara Cerdas Manfaatkan AI (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian Polres Jepara. Untuk mendorong pemanfaatan teknologi secara positif di kalangan pelajar, Satuan Binmas Polres Jepara menggelar pelatihan AI di SMK Bakti Praja Kabupaten Jepara, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti para siswa dengan antusias. Pelatihan dipimpin Kasat Binmas Polres Jepara AKP Shanice Stephanie Sumbung bersama jajaran.
Materi pelatihan disampaikan Tim Trainer AI Polres Jepara melalui perpaduan teori, diskusi interaktif hingga praktik langsung.
Para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan konsep dasar AI, tetapi juga diajarkan cara memanfaatkan teknologi tersebut sebagai alat bantu dalam pembelajaran dan aktivitas sehari-hari.
Salah satu materi yang diberikan yakni teknik menyusun prompt atau perintah kepada AI agar menghasilkan respons yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
“Para siswa diajarkan cara menyusun prompt AI yang akurat guna menunjang kreativitas dan produktivitas sehari-hari,” ujar Shanice.
AI Harus Digunakan Secara Bijak
Selain kemampuan teknis, Polres Jepara juga menekankan pentingnya etika dan keamanan digital dalam penggunaan AI.
Para siswa diberikan pemahaman bahwa kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab. Penggunaan AI secara sembarangan dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak disertai pemahaman dan kontrol yang baik.
“Artificial Intelligence ibarat bara api. Jika dimanfaatkan dengan benar, akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan dan masa depan. Namun apabila disalahgunakan, maka dapat menimbulkan dampak kerusakan, baik secara sosial maupun individu,” kata Shanice.
Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk menggunakan teknologi AI secara bijak serta memperhatikan aspek keamanan dan etika dalam setiap pemanfaatannya.
“Kami mengajak para pelajar untuk bijak dalam menggunakan teknologi,” tegasnya.
Pemahaman Siswa Diukur Lewat Pretest dan Posttest
Untuk memastikan materi dapat dipahami peserta, Tim Trainer AI Polres Jepara tidak hanya memberikan paparan secara teori.
Pelajar juga dilibatkan dalam diskusi dan praktik langsung. Metode tersebut digunakan agar siswa dapat mencoba sendiri bagaimana teknologi AI dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar maupun meningkatkan kreativitas.
Pelatihan turut dilengkapi evaluasi melalui pretest dan posttest. Evaluasi tersebut digunakan untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman dan keterampilan siswa sebelum dan setelah mengikuti pelatihan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti materi maupun praktik yang diberikan oleh tim trainer.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Jepara berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi mampu memahami cara kerja dan memanfaatkan AI secara produktif.
Edukasi tersebut sekaligus diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi digital dengan lebih aman, bertanggung jawab, kreatif dan kompetitif. (jn02)
