Buka TMMD di Ngajaran, Bupati Rembang Harno Ikut Cor Jalan Penghubung Antardesa

0
image

Buka TMMD di Ngajaran, Bupati Rembang Harno Ikut Cor Jalan Penghubung Antardesa (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – Bupati Rembang Harno turun langsung ke lokasi pembangunan jalan dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Selasa (13/10/2026). Tak sekadar meninjau, Harno turut melakukan pengecoran jalan bersama anggota TNI.

Pembangunan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik TMMD, yakni membuka akses penghubung antara Desa Ngajaran dan Dukuh Pakel, Desa Tahunan. Jalan itu berada di kawasan hutan yang membutuhkan perhatian dalam pengembangan infrastruktur wilayah.

Usai membuka program TMMD, Harno mengendarai sepeda motor trail menuju lokasi pembangunan. Setibanya di sana, ia ikut bekerja bersama personel Kodim 0720/Rembang dalam proses pengecoran jalan.

Harno mengaku bersyukur bisa melihat secara langsung kondisi wilayah yang sebelumnya belum pernah dikunjunginya. Menurutnya, kunjungan tersebut memberinya gambaran nyata mengenai kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Rembang.

“Alhamdulillah sebagai Bupati Rembang saya bisa hadir langsung. Saya bisa melihat sendiri dan tahu wilayah Rembang di sini,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengalaman melihat kondisi lapangan secara langsung dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

“Sebelumnya saya belum sempat ke sini. Dengan adanya TMMD ini, saya bisa tahu wilayah pucuk Rembang di timur. Dengan melihat kondisi ini akan menjadi evaluasi saya untuk program ke depan,” ungkapnya.

Selain meninjau pekerjaan fisik, Harno juga berbincang dengan warga untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan mereka. Masukan tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah sasaran pembangunan.

Program TMMD Reguler ke-130 di Desa Ngajaran mencakup sejumlah pembangunan fisik yang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan menunjang kebutuhan dasar warga.

Salah satu pekerjaan utamanya adalah pembetonan jalan sepanjang sekitar 1,175 kilometer. Selain itu, program ini mencakup pembangunan plat beton, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan dua sumur bor.

TMMD juga diisi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Melalui program tersebut, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Perbaikan akses jalan juga diharapkan mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas sehari-hari.

Keterlibatan pemerintah daerah bersama TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, terutama untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *