Bupati Harno Berharap Djarum Dukung Pengembangan Fasilitas Olahraga di Rembang
REMBANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta untuk mempercepat pengembangan fasilitas olahraga. Dukungan pihak ketiga dinilai penting agar masyarakat memiliki akses terhadap sarana olahraga yang memadai sekaligus menunjang pembinaan atlet daerah.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Rembang, Harno, saat menghadiri penyerahan secara simbolis 16 rumah yang telah selesai direnovasi oleh PT Djarum. Kegiatan berlangsung di Pendopo Museum R.A. Kartini, baru-baru ini.
Dalam kesempatan itu, Harno menyampaikan bahwa Rembang masih membutuhkan fasilitas olahraga yang representatif. Ia berharap perusahaan swasta, termasuk PT Djarum, dapat ikut berkontribusi dalam pengembangan sarana olahraga seperti yang telah dilakukan di Kabupaten Kudus.
“Rembang ini masih butuh tempat-tempat olahraga, di Kudus paling jos, nah di belakangnya ada Djarum. Maka dengan pertemuan ini, Rembang berharap ke depan bisa diperhatikan,” ungkap Harno.
Menanggapi harapan tersebut, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa perusahaannya saat ini masih memprioritaskan pengembangan fasilitas olahraga di Kudus.
Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan terjalinnya kerja sama dengan Pemkab Rembang pada masa mendatang.
“Kita memang masih memprioritaskan Kudus, di sana pun event terakhir kemarin tempatnya belum mampu menampung semua penonton. Tapi ke depan, siapa tahu kita kerja sama dengan Pemkab Rembang,” tuturnya.
Pemkab Rembang Siapkan Pengembangan Fasilitas Olahraga
Saat ini, Rembang telah memiliki Gelanggang Olahraga (GOR) yang berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rembang. Fasilitas tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas dan kompetisi olahraga, mulai dari pencak silat, bola voli, tenis meja, hingga cabang olahraga lainnya.
Meski demikian, Pemkab menilai peningkatan sarana dan prasarana masih diperlukan agar fasilitas olahraga dapat dimanfaatkan secara lebih optimal oleh masyarakat.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah rehabilitasi Stadion Krida Rembang pada akhir 2026. Pengembangan kawasan stadion tersebut direncanakan berlanjut pada 2027 melalui penambahan fasilitas jogging track.
Pemkab Rembang berharap pengembangan infrastruktur olahraga dapat berjalan melalui dukungan anggaran daerah maupun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Dengan fasilitas yang semakin memadai, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak ruang untuk berolahraga. Selain itu, ketersediaan sarana yang representatif juga menjadi salah satu penunjang pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Rembang. (jn02)
