Ahmad Luthfi Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng 2027

0
image

Ahmad Luthfi Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng 2027 (JatengNOW/Dok)

BANJARNEGARA, JATENGNOW.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memantapkan arah pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2027 dengan fokus utama pada sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi usai menghadiri Rembug Pembangunan Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Senin (18/5/2026).

“Infrastruktur sudah kita fokuskan pada 2025 dan swasembada pangan diperkuat di 2026. Maka pada 2027, sektor pariwisata akan menjadi prioritas pembangunan Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Menurutnya, arah pembangunan tersebut kini mulai diintegrasikan dengan rencana pembangunan pemerintah kabupaten dan kota sebagai tindak lanjut hasil Musrenbang tingkat provinsi yang telah selesai digelar sebelumnya.

Berdasarkan data tahun 2025, sektor pariwisata Jawa Tengah menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 10,60 persen. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah juga terus meningkat, dari 3,29 persen pada 2022 menjadi 3,74 persen pada 2025.

Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan juga melonjak tajam. Pada 2022 tercatat sebanyak 46,6 juta wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah, kemudian meningkat menjadi 74,4 juta wisatawan pada 2025 atau naik hampir 60 persen.

“Modal wisata kita sudah sangat kuat, mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wastra, hingga budaya,” jelasnya.

Ahmad Luthfi menambahkan, pengakuan UNESCO terhadap sejumlah produk budaya asal Jawa Tengah menjadi modal besar untuk memperkuat pengembangan sektor wisata, termasuk wisata ramah muslim dan ekonomi syariah.

Ia menyebut wilayah Banjarnegara, Wonosobo, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata alam dan agro wisata. Namun demikian, diperlukan pemetaan yang lebih matang agar seluruh potensi wisata dan desa wisata dapat berkembang optimal.

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyatakan pihaknya siap menyelaraskan program pembangunan daerah dengan roadmap Pemprov Jawa Tengah. Salah satu fokus pengembangan wisata berada di kawasan Dieng zona dua yang dinilai belum banyak tersentuh.

“Desa wisata menjadi magnet baru bagi Banjarnegara agar pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan pihaknya akan melakukan penataan ulang sejumlah destinasi wisata di Cilacap, termasuk Teluk Penyu dan Benteng Pendem agar menjadi destinasi wisata berkelanjutan.

“Kami juga akan mendorong pengembangan wisata syariah dan ekonomi syariah di Cilacap,” jelasnya.

Rembug Pembangunan Jawa Tengah tersebut turut dihadiri Sekda Jateng Sumarno, Wakil Ketua DPRD Jateng Setya Arinugroho, Bupati Wonosobo Arif Nurhidayat, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, dan Bupati Banyumas Sadewa Tri Lastiono. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *