Anto Van Java Buka Alasan Lepas Saham PSIS Semarang
Anto Van Java Buka Alasan Lepas Saham PSIS Semarang (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Perubahan komposisi kepemilikan terjadi di tubuh PSIS Semarang setelah 15 persen saham milik Junianto, yang dikenal sebagai Anto Van Java, resmi berpindah tangan.
Informasi tersebut sempat menjadi perbincangan publik, terutama di kalangan suporter Mahesa Jenar, setelah mencuat di media sosial. Disebutkan bahwa saham tersebut kini dikuasai oleh pihak yang terafiliasi dengan Datu Nova, menandai babak baru dalam perjalanan klub asal Kota Semarang.
Menanggapi kabar tersebut, Junianto memberikan klarifikasi langsung. Ia menyebut keputusan melepas saham diambil setelah mempertimbangkan arah pengembangan klub ke depan.
“Setelah mendengar pemaparan dari Mas Fariz Julinar Maurisal dan Mbak Datu Nova, saya yakin PSIS berada di tangan yang tepat,” ujarnya saat ditemui di Solo, Minggu (3/5/2026).
Menurut Junianto, pengelolaan klub sepak bola modern membutuhkan dukungan bisnis yang kuat agar mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
“Sepak bola saat ini harus ditopang berbagai lini usaha. Saya melihat ada keseriusan untuk membawa klub ini lebih maju,” tambahnya.
Selain faktor bisnis, ia juga mengungkapkan alasan pribadi menjadi pertimbangan, termasuk kesiapan keluarga dalam melanjutkan keterlibatan di dunia sepak bola.
Di sisi lain, Junianto memilih untuk memfokuskan perhatian pada Kendal Tornado FC, klub yang sepenuhnya berada di bawah kendalinya.
“Saya ingin fokus mengembangkan Kendal Tornado FC karena ini menjadi tanggung jawab penuh saya,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi pencapaian tim tersebut yang berhasil finis di papan atas sebagai tim promosi. Ke depan, Junianto menargetkan peningkatan performa dengan menambah kekuatan skuad.
“Kami akan menambah anggaran untuk memperkuat tim. Target kami musim depan adalah promosi ke Super League,” ungkapnya.
Langkah ini menandai perubahan arah Junianto dalam dunia sepak bola nasional, dari sebelumnya terlibat di PSIS Semarang kini berfokus membangun klub miliknya sendiri secara lebih intensif. (jn02)
