Bupati Harno Cek Jalan Rusak di Rembang, Sejumlah Ruas Segera Dibangun

0
image

Bupati Harno Cek Jalan Rusak di Rembang, Sejumlah Ruas Segera Dibangun (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten Rembang mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Bupati Rembang Harno bahkan turun langsung mengecek kondisi jalan yang dinilai membutuhkan penanganan segera.

Percepatan pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.

Sejumlah proyek peningkatan jalan yang masuk program pembangunan 2026 telah mulai dikerjakan. Pemkab Rembang juga menyiapkan sejumlah ruas melalui perubahan anggaran untuk mempercepat penanganan jalan yang kondisinya dinilai mendesak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Rembang Maryosa mengatakan, beberapa pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), termasuk ruas Banyuurip, telah berjalan.

“Ini sudah jalan. Yang DAK Banyuurip juga sudah jalan,” kata Maryosa, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, pekerjaan yang masuk program induk secara umum telah dilaksanakan. Sementara sejumlah proyek yang masuk perubahan anggaran kini tengah dipersiapkan agar bisa segera dikerjakan.

“Yang induk sudah semua. Tinggal perubahan ini yang kita disuruh segerakan,” ujarnya.

Beberapa ruas yang masuk rencana penanganan melalui perubahan anggaran antara lain Jalan Sekararum-Krikilan, Jalan Jolotundo dan ruas Warugunung.

Bupati Rembang Harno mengatakan kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Terlebih, ruas yang mengalami kerusakan parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Ya, jadi ngecek jalan, terutama yang sangat parah,” kata Harno.

Menurutnya, jalan penghubung antarkecamatan menjadi prioritas karena memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat. Selain mobilitas warga, keberadaan jalan yang baik juga menunjang kegiatan ekonomi dan pelayanan publik.

“Yang paling diutamakan itu adalah jalan antarkecamatan. Insyaallah dikerjakan di bulan November, Desember ini,” jelasnya.

Salah satu proyek yang disiapkan yakni peningkatan Jalan Sekararum-Krikilan dengan anggaran sekitar Rp3,3 miliar.

Pemkab Rembang juga menyiapkan peningkatan Jalan Warugunung-Sendangmulyo dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.

Penanganan dua ruas tersebut diharapkan dapat memperbaiki konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat antardesa dan antarkecamatan.

Harno juga membuka kemungkinan adanya penambahan titik yang akan ditangani apabila ditemukan ruas jalan dengan kondisi membahayakan.

“Kalau ada yang cekung dan membahayakan, nanti kita lihat lagi untuk ditangani,” ujarnya.

Selain jalan antarkecamatan, Pemkab Rembang juga menyiapkan penanganan ruas yang menghubungkan sejumlah desa.

Salah satunya jalur Warugunung menuju Pinggan hingga Sendangmulyo. Sejumlah pekerjaan dengan rencana penanganan hotmix juga telah masuk dalam program pembangunan.

Berikut beberapa ruas yang tercantum dalam anggaran induk:

  • Peningkatan Jalan Kaliombo-Sudo, anggaran sekitar Rp1 miliar.
  • Pembangunan Jalan Poros Desa Candimulyo-Desa Sidomulyo, anggaran sekitar Rp2 miliar.
  • Peningkatan Jalan Banyuurip-Pamotan, anggaran sekitar Rp12,5 miliar.
  • Pemeliharaan berkala Jalan Landoh-Kerep-Kepohagung, anggaran sekitar Rp2,4 miliar.

Dari sejumlah proyek tersebut, peningkatan Jalan Banyuurip-Pamotan menjadi salah satu pekerjaan dengan anggaran terbesar, yakni sekitar Rp12,5 miliar.

Pemkab Rembang berharap percepatan pembangunan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kenyamanan jalan bagi masyarakat.

Selain memperbaiki kondisi jalan, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih lancar. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *