Bupati Jepara Tinjau Progres Pembangunan Jalan Perbatasan, Target Rampung September 2026
Bupati Jepara Tinjau Progres Pembangunan Jalan Perbatasan, Target Rampung September 2026 (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan Jepara-Kudus, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Jepara.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan yang didampingi jajaran Forkopimda mengecek dua ruas jalan strategis, yakni Bendanpete–Buaran di Kecamatan Nalumsari dan ruas Nalumsari–Papringan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus.
Ruas Bendanpete–Buaran saat ini tengah dilakukan pekerjaan perkerasan beton sepanjang 1.130 meter serta pembangunan saluran drainase sepanjang 76,8 meter. Sementara di ruas Nalumsari–Papringan dilakukan pengecoran jalan sepanjang 267 meter guna meningkatkan akses masyarakat di wilayah perbatasan.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jepara pada 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp197 miliar melalui APBD untuk pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.
“Selain APBD, kami juga mengajukan bantuan dari pemerintah pusat melalui IJD sebesar Rp100 miliar. Untuk Karimunjawa sekitar Rp55 miliar, sedangkan sisanya dialokasikan untuk wilayah Bangsri dan Kedung,” ujar Witiarso.
Menurutnya, proyek Bendanpete–Buaran yang ditinjau merupakan pembangunan yang sepenuhnya menggunakan dana APBD Kabupaten Jepara. Progres pengerjaan pun terus menunjukkan perkembangan positif.
“Minggu depan progres Bendanpete–Buaran diperkirakan sudah mencapai 50 persen. Ada juga ruas lain yang masih tahap awal dan sebagian sudah mencapai sekitar 25 persen,” katanya.
Ia optimistis seluruh proyek yang sedang berjalan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Rata-rata pembangunan jalan ditargetkan rampung pada September 2026.
“Untuk Bendanpete–Buaran target selesai 18 September. Secara umum seluruh ruas yang sedang kami kerjakan juga ditargetkan selesai pada September,” jelasnya.
Witiarso mengungkapkan, tahun ini terdapat 60 ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan. Sebanyak 52 ruas di antaranya saat ini sudah memasuki tahap pengerjaan sebagai bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
“Saat ini tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Jepara sudah mencapai sekitar 76 persen. Sisanya akan terus kami tuntaskan secara bertahap agar konektivitas antarwilayah semakin baik,” ungkapnya.
Ruas Bendanpete–Buaran memiliki peran penting karena menjadi akses menuju Pondok Pesantren Balekambang, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Nalumsari. Proyek tersebut dikerjakan sejak 4 Juni 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp4,1 miliar dan ditargetkan selesai pada 18 September 2026.
Sementara itu, ruas Nalumsari–Papringan menjadi jalur alternatif yang banyak dimanfaatkan para pekerja menuju kawasan industri di Kabupaten Kudus. Proyek senilai Rp1,1 miliar itu juga dimulai pada 4 Juni 2026 dan dijadwalkan rampung pada 22 September 2026.
Pemerintah Kabupaten Jepara menilai proses pengerjaan di ruas Nalumsari–Papringan dapat berlangsung lebih cepat karena selama pekerjaan berlangsung arus lalu lintas ditutup total, ditambah panjang penanganan yang relatif pendek sehingga pekerjaan lebih optimal. (jn02)
