Diduga Rem Blong, Mobil Crane Tabrak Empat Motor di Jalan Sumpah Pemuda Solo

0
WhatsApp Image 2026-09-02 at 13.17.28

Diduga Rem Blong, Mobil Crane Tabrak Empat Motor di Jalan Sumpah Pemuda Solo (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Kecelakaan beruntun melibatkan satu unit mobil crane dan empat sepeda motor terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, tepatnya di depan Bengkel Cakra Motor Sport, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (2/9/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.25 WIB tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. Seluruh korban kemudian mendapat perawatan di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Dhayita Daneswari membenarkan kecelakaan tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil crane dengan empat unit sepeda motor. Saat ini kejadian tersebut telah ditangani oleh petugas Satlantas Polresta Surakarta,” ujar Kompol Dhayita.

Kecelakaan melibatkan mobil crane bernomor polisi AD-9886-EE yang dikemudikan Carilah (50), warga Kabupaten Purworejo. Kendaraan tersebut juga membawa kernet bernama Ardian (21), warga Purworejo.

Sementara itu, empat sepeda motor yang terlibat masing-masing Honda Beat Street AD-4788-AS, Honda Kharisma AD-4729-JH, Yamaha Jupiter MX AD-6023-ASE, dan Yamaha Mio Soul AD-4132-IH.

Honda Beat Street dikendarai Maria Rosita (27), warga Jagalan, Jebres, dengan membonceng Iswara (4). Honda Kharisma dikendarai Giok Kim (60), warga Mojosongo, Jebres, dengan membonceng Kenzo (9).

Kemudian Yamaha Jupiter MX dikendarai Widawati (31), warga Sumberlawang, Sragen. Sedangkan Yamaha Mio Soul dikendarai Tutut (20), warga Mojosongo, Surakarta.

Kompol Dhayita menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil crane dan empat sepeda motor tersebut melaju searah dari utara menuju selatan. Empat sepeda motor berada di depan, sedangkan mobil crane berada di belakang.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil crane diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kondisi tersebut membuat pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan.

“Mobil crane yang berada di belakang diduga mengalami rem blong. Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga kemudian membentur empat sepeda motor yang berada di depannya secara bersamaan,” jelasnya.

Benturan tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka dengan tingkat cedera berbeda-beda.

Maria Rosita mengalami luka lecet pada tangan dan kedua kaki. Iswara mengalami luka lecet pada wajah, tangan, serta kaki.

Giok Kim mengalami patah tulang pada bahu kiri. Sementara Kenzo mengalami luka lecet pada tangan dan pinggang kanan.

Adapun Widawati mengalami memar pada bagian pantat, sedangkan Tutut mengalami luka lecet pada kedua kakinya.

Seluruh korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr. Moewardi untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain korban luka, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerusakan kendaraan dengan total kerugian material diperkirakan sekitar Rp3 juta.

Petugas Satlantas Polresta Surakarta yang mendapat laporan langsung menuju lokasi. Polisi melakukan penanganan kecelakaan, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara.

Polresta Surakarta mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan. Pemeriksaan terutama perlu dilakukan terhadap sistem pengereman dan sejumlah komponen penting lainnya.

“Masyarakat dan para pengemudi kami imbau agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya tetap terjaga,” pungkas Kompol Dhayita. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *