Favehotel Manahan Solo dan Solo Baru Raih Social Impact Award 2026, Salurkan 2.000 Paket Takjil
Favehotel Manahan Solo dan Solo Baru Raih Social Impact Award 2026, Salurkan 2.000 Paket Takjil (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru meraih Social Impact Award 2026 dari Archipelago Hotels atas kontribusi dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Penghargaan tersebut diberikan dalam malam penganugerahan rangkaian HR Forum 2026 di Grand ASTON Puncak, Bogor, pada 29 September 2026. Kegiatan HR Forum berlangsung hingga 1 Oktober 2026 dan diikuti jajaran sumber daya manusia dari jaringan Archipelago Hotels.
Penghargaan Social Impact Award menjadi bentuk apresiasi terhadap pemimpin bidang sumber daya manusia yang dinilai berdedikasi dalam menjalankan program sosial sepanjang 2026. Program yang dijalankan kedua hotel tersebut mencakup bantuan kepada masyarakat hingga dukungan bagi warga yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Soloraya.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah program Takjil on the Road selama Ramadan. Melalui kegiatan tersebut, kedua hotel membagikan 2.000 paket takjil kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui program Aksi Bersama Peduli Kekeringan 2026. Program ini menjangkau sejumlah wilayah di Sukoharjo, Surakarta, Sragen, dan Karanganyar.
Dalam kegiatan tersebut, kedua hotel berkolaborasi dengan komunitas dan berbagai pihak untuk mendukung penyaluran air bersih menggunakan truk tangki. Bantuan lain yang disalurkan berupa paket sembako bagi lansia dan penyandang disabilitas serta kursi roda untuk masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi dengan komunitas dan mitra sosial menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan bantuan agar dapat diterima warga yang membutuhkan.
Selain penghargaan di bidang sosial, favehotel Manahan Solo turut memperoleh HR Excellence Award. Penghargaan ini diberikan atas kinerja pengelolaan sumber daya manusia, termasuk pengembangan karyawan, kepatuhan, dan keunggulan operasional hotel sepanjang 2025.
Pencapaian tersebut didukung sejumlah indikator pengelolaan SDM. Di antaranya rata-rata waktu pelatihan karyawan lebih dari tujuh jam, total jam pelatihan tercatat lebih dari 48 jam, serta skor audit HR di atas 90 persen.
Selain itu, capaian tersebut ditunjang kepatuhan terhadap PTEB, tingkat pergantian karyawan yang dinilai sehat, dan efisiensi pemenuhan posisi kepala departemen atau penanggung jawab (HOD/PIC) dalam waktu kurang dari 60 hari.
Konsistensi pelatihan dan pengembangan karyawan serta komunikasi antardepartemen turut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas operasional hotel.
HR Manager favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru, Emi Endah Ayu, menyebut kedua penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tim.
“Pencapaian ini bisa terwujud berkat kerja sama tim yang solid dan kompak. Bagi kami, kegiatan sosial bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang bagaimana kami bisa hadir, peduli, dan memberikan manfaat bagi sesama. Ke depannya, kami berharap dapat terus menjalankan program yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang semakin baik bagi seluruh karyawan,” ujar Emi.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi kedua hotel untuk terus mengembangkan kegiatan sosial yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Favehotel Manahan Solo dan favehotel Solo Baru berharap kontribusi kepada masyarakat dapat terus diperluas melalui kerja sama dengan berbagai mitra. Dengan demikian, peran hotel tidak hanya berfokus pada pelayanan kepada tamu, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (jn02)
