Gubernur Jateng Gandeng KAI, Dorong Akses Hukum Luas dan Reformasi Birokrasi

0
image

Gubernur Jateng Gandeng KAI, Dorong Akses Hukum Luas dan Reformasi Birokrasi (JatengNOW?Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka peluang sinergi dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI) guna memperluas akses layanan hukum bagi masyarakat sekaligus memperkuat reformasi birokrasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-VIII KAI di Metro Park View Hotel, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026).

Menurut Luthfi, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk kalangan advokat.

“Kami menerapkan pemerintahan kolaboratif. Semua pihak harus dirangkul agar tercipta kebersamaan. Dengan begitu, program advokat dan pemerintah bisa berjalan selaras,” ujarnya.

Ia menegaskan, advokat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh keadilan, terutama melalui layanan bantuan hukum bagi warga kurang mampu.

“Advokat bukan hanya menjalankan profesi, tetapi juga menjadi penjaga keadilan dan pelindung hak asasi manusia,” katanya.

Luthfi menambahkan, keterlibatan advokat dalam pendampingan hukum juga penting untuk menciptakan situasi yang tertib dan aman, sejalan dengan program pemerintah terkait pos bantuan hukum.

Selain itu, ia menilai kepastian dan ketertiban hukum menjadi faktor penting dalam menarik minat investor untuk menanamkan modal di suatu daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas ke-VIII KAI, Diewang Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti perwakilan pengurus dari seluruh Indonesia.

Ia menyebut Rakernas menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi serta menyusun program kerja organisasi ke depan, termasuk memperkuat langkah dalam penataan hukum.

“Tujuannya agar advokat semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *