September 11, 2026

Jelang MTQN XXXI di Semarang, Polda Jateng Siapkan Ribuan Personel dan Rekayasa Lalu Lintas

0
image

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Polda Jawa Tengah mematangkan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Mapolda Jateng, Kamis (10/9/2026). Rapat dipimpin Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda dan membahas berbagai kebutuhan pengamanan selama rangkaian MTQN berlangsung.

MTQN XXXI mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 11-20 September 2026 di sejumlah lokasi di Kota Semarang.

Pembukaan MTQN dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, pada Sabtu (12/9/2026). Sementara acara penutupan juga akan digelar di lokasi yang sama pada Sabtu (19/9/2026).

Sejumlah agenda lain turut masuk dalam rangkaian kegiatan, mulai dari Malam Ta’aruf atau Gala Dinner pada 11 September di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Pawai Ta’aruf pada 12 September, hingga perlombaan MTQ yang berlangsung pada 13-19 September di sejumlah venue.

Selain itu, rangkaian MTQN juga diisi Seminar Internasional di Universitas Negeri Semarang (UNNES), serta Pameran UMKM dan Job Fair di kawasan eks E-Plaza.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, ribuan personel gabungan disiapkan. Personel tersebut berasal dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.

Petugas nantinya ditempatkan di lokasi utama kegiatan maupun sejumlah titik yang menjadi bagian dari rangkaian MTQN. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Bandara Ahmad Yani, Stasiun Tawang, PRPP, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Balai Kota Semarang, Hotel Grand Candi, E-Plaza, Simpang Lima hingga UNNES.

Selain kesiapan personel, Polda Jateng juga melakukan pemetaan terhadap potensi risiko keamanan. Ditpamobvit Polda Jateng sebelumnya telah melaksanakan Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di kawasan Simpang Lima pada Selasa (8/9/2026).

Hasil pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan risiko selama pelaksanaan MTQN.

Aspek lalu lintas juga menjadi perhatian karena sejumlah agenda MTQN dipusatkan di kawasan Simpang Lima yang tetap menjadi ruang aktivitas masyarakat.

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Masyarakat juga diminta menggunakan kantong parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan di sembarang tempat.

Sejumlah kantong parkir yang disiapkan antara lain kawasan Wonderia/TBRS, Masjid Baiturrahman, Mal Ciputra, Tri Lomba Juang, Stadion Diponegoro, Taman Indonesia Kaya serta kawasan UNDIP Pleburan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, persiapan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan keamanan, keselamatan, kelancaran kegiatan serta kenyamanan masyarakat.

“Polda Jateng telah menyiapkan personil pelayanan dan pengamanan secara terpadu bersama serta instansi terkait agar seluruh rangkaian MTQN dapat berlangsung aman, tertib dan nyaman. Berbagai potensi risiko juga telah diantisipasi sejak awal melalui pemetaan dan rekomendasi hasil risk assessment,” ujar Yuliyanto, Kamis (10/9/2026).

Ia juga mengajak masyarakat Kota Semarang ikut mendukung kelancaran pelaksanaan MTQN XXXI dengan menyesuaikan perjalanan selama kegiatan berlangsung.

Masyarakat diminta mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas, memanfaatkan kantong parkir yang tersedia, serta turut menjaga keamanan lingkungan.

“Mari bersama-sama kita jaga Semarang tetap aman dan nyaman, ikuti petunjuk petugas, dan segera sampaikan kepada petugas apabila menemukan hal yang mencurigakan. Bersama kita sukseskan MTQ Nasional dengan suasana yang aman, tertib, lancar dan humanis,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *