Kebakaran TPA Putri Cempo Membesar, Polresta Surakarta Kerahkan 2 Water Cannon
Kebakaran TPA Putri Cempo Membesar, Polresta Surakarta Kerahkan 2 Water Cannon (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Kebakaran melanda gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (2/9/2026) malam.
Kobaran api terlihat membakar tumpukan sampah di kawasan Blok D. Api yang cukup besar disertai kepulan asap tebal membuat proses pemadaman harus dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan.
Puluhan armada pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya diterjunkan untuk membantu mengendalikan kobaran api. Selain itu, Polresta Surakarta turut mengerahkan dua unit kendaraan taktis water cannon untuk membantu proses pemadaman.
Dua water cannon tersebut masing-masing berasal dari Brimob Polda Jawa Tengah dan Polresta Surakarta.
Penanganan kebakaran dipantau langsung Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo. Ia berada di lokasi untuk memantau proses pemadaman sekaligus memastikan api tidak meluas ke area lain.
Kapolresta Surakarta melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, pengerahan dua water cannon dilakukan untuk membantu petugas pemadam kebakaran mengatasi kobaran api di kawasan TPA.
“Semoga, kebakaran di lokasi TPA Putri Cempo dapat segera teratasi,” ujar AKP Lingga.
Api Pertama Terlihat dari Permukiman
Sementara itu, warga Mojosongo, Sumadi (54), mengaku pertama kali melihat kobaran api dari rumahnya sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat melihat ke arah TPA Putri Cempo, ia mendapati api sudah membesar di kawasan gunungan sampah. Sumadi bersama warga lainnya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pengelola TPA.
“Awalnya sekitar pukul 18.00 WIB saya melihat kobaran api dari rumah. Apinya sudah membesar,” kata Sumadi.
Laporan tersebut kemudian diteruskan oleh pengelola TPA kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sekitar pukul 18.15 WIB, armada pemadam kebakaran mulai tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Hingga Rabu malam, petugas gabungan masih berjibaku mengendalikan kobaran api. Semburan air dari dua water cannon diarahkan ke titik-titik api, sementara armada Damkar dari berbagai wilayah Solo Raya secara bergantian melakukan penyemprotan ke gunungan sampah.
Kondisi gunungan sampah dan hembusan angin menjadi tantangan dalam proses pemadaman karena api berpotensi merembet ke area lainnya.
Kapolresta Surakarta bersama personel gabungan terus memantau perkembangan situasi di lokasi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan dan kobaran api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Penyebab kebakaran serta luas area yang terdampak masih dalam penanganan dan pendataan petugas terkait. (jn02)
