Ngariung Bareng Relawan, Mbah Con Dengarkan Curhatan soal Keamanan Kota Solo
Ngariung Bareng Relawan, Mbah Con Dengarkan Curhatan soal Keamanan Kota Solo (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko memilih cara santai untuk mempererat komunikasi dengan komunitas relawan. Lewat kegiatan bertajuk Ngariung Mbah Con Bareng Sedulur Sukarelawan, ia duduk bersama dan mendengarkan berbagai masukan dari relawan di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Selasa (20/10/2026) malam.
Suasana pertemuan berlangsung akrab. Kapolresta yang dikenal dengan sapaan Mbah Con itu membaur bersama para relawan di pelataran depan salah satu restoran. Percakapan mengalir tanpa suasana formal, sesekali diselingi gelak tawa.
Di balik obrolan santai tersebut, sejumlah hal berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) turut dibahas. Para relawan mendapat kesempatan menyampaikan pengalaman, pandangan, serta persoalan yang mereka temui saat beraktivitas di lapangan.
Condro menyimak berbagai masukan yang disampaikan. Pertemuan itu sekaligus menjadi ruang komunikasi dua arah agar kepolisian dan komunitas relawan dapat saling memahami kebutuhan serta kondisi di lapangan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan dengan seluruh sedulur relawan. Tidak harus selalu bertemu dalam kegiatan formal. Dengan duduk bersama, ngobrol santai seperti ini, justru komunikasi bisa lebih terbuka dan kita bisa saling mendengarkan,” ujar AKBP Condro.
Menurutnya, relawan memiliki peran dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan sekaligus membantu menjaga situasi Kota Solo tetap aman dan kondusif.
Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Dukungan dan kepedulian masyarakat, termasuk komunitas relawan, dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kami menyadari bahwa menjaga Kota Solo tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri. Perlu kebersamaan dan kepedulian semua pihak, termasuk sedulur relawan. Mari kita jaga komunikasi, saling mendukung dan bersama-sama menjaga kota yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Salah seorang relawan mengapresiasi kesempatan berdialog langsung dengan Kapolresta Surakarta. Menurutnya, suasana informal membuat relawan lebih leluasa menyampaikan masukan maupun persoalan yang ditemukan di lapangan.
“Kami senang bisa duduk bersama Pak Kapolresta dalam suasana seperti ini. Jadi tidak ada rasa sungkan untuk menyampaikan masukan ataupun persoalan yang kami temui di lapangan. Harapan kami, komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga relawan dan kepolisian bisa semakin kompak dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.
Relawan tersebut juga menyatakan kesiapan komunitasnya untuk terus bersinergi dengan Polresta Surakarta dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta upaya menjaga kamtibmas.
Menanggapi masukan itu, Condro menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap komunikasi dan saran dari masyarakat. Ia mengajak para relawan untuk membicarakan persoalan yang muncul di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan kami. Kalau ada persoalan di lapangan, mari kita bicarakan bersama. Kita ini sedulur, punya tujuan yang sama, yakni bagaimana Solo tetap aman dan masyarakat merasa nyaman,” tuturnya.
Melalui kegiatan Ngariung Mbah Con Bareng Sedulur Sukarelawan, Polresta Surakarta berupaya memperkuat hubungan dengan komunitas relawan melalui pendekatan yang lebih dekat dan terbuka.
Pertemuan sederhana di kawasan Jalan Slamet Riyadi itu menjadi pengingat bahwa komunikasi, kemauan untuk saling mendengarkan, dan kerja sama berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kondusivitas Kota Bengawan. (jn02)
