Grand Final Putra Putri Solo 2026 Digelar di Balai Kota, Usung Semangat Lestarikan Budaya
Grand Final Putra Putri Solo 2026 Digelar di Balai Kota, Usung Semangat Lestarikan Budaya (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta kembali menggelar Grand Final Pemilihan Putra Putri Solo 2026 sebagai puncak rangkaian seleksi duta pariwisata dan budaya Kota Solo. Mengusung tema “Amratani Aruming Budaya”, ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas, karakter, dan komitmen dalam melestarikan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kota Solo.
Grand final akan berlangsung di Balai Kota Surakarta, Jumat (24/7/2026) mulai pukul 18.30 WIB dan menghadirkan penampilan para finalis, sesi penjurian akhir, hingga penobatan Putra Putri Solo 2026.
Pemilihan Putra Putri Solo merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Surakarta yang bertujuan melahirkan figur muda inspiratif sebagai representasi Kota Solo dalam promosi pariwisata, pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, hingga diplomasi daerah.
Para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, wawasan kebudayaan, kepemimpinan, etika, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Tema “Amratani Aruming Budaya” mencerminkan semangat generasi muda untuk merawat, menjaga, dan menghidupkan nilai-nilai budaya agar tetap lestari sekaligus mengharumkan nama Kota Solo di tingkat nasional maupun internasional.
Antusiasme Peserta Meningkat
Tahun ini, panitia mencatat antusiasme tinggi dari kalangan generasi muda. Sebanyak 97 peserta mendaftarkan diri, terdiri atas 37 peserta putra dan 60 peserta putri.
Dari jumlah tersebut, 24 peserta tidak lolos seleksi administrasi karena sejumlah persyaratan belum terpenuhi, seperti domisili di luar Kota Surakarta, usia belum memenuhi ketentuan minimal, hingga kelengkapan dokumen yang belum lengkap.
Sebanyak 73 peserta dinyatakan lolos administrasi. Namun, hanya 63 peserta yang mengikuti tahapan seleksi berupa tes tertulis, public speaking, dan wawancara. Sepuluh peserta lainnya tidak mengikuti seleksi karena berhalangan hadir.
Setelah melalui seluruh proses penilaian, para finalis terbaik kemudian menjalani masa karantina dan pembekalan sebagai bekal menjalankan tugas sebagai Duta Pariwisata Kota Surakarta.
Selama masa pembekalan, para finalis mendapatkan berbagai materi, mulai dari kepariwisataan, kebudayaan, public speaking, keprotokolan, personal branding, etika, hingga pengembangan karakter.
Selain itu, mereka juga mengikuti kunjungan ke destinasi wisata serta mitra pendukung untuk memperluas wawasan mengenai potensi pariwisata Kota Solo.
Didukung Penuh Pemkot Solo
Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan Pemkot Solo memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pemilihan Putra Putri Solo sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang mampu menjadi duta budaya sekaligus penggerak promosi pariwisata.
“Putra Putri Solo bukan hanya simbol representasi generasi muda, tetapi juga mitra strategis Pemerintah Kota dalam memperkenalkan identitas, budaya, dan potensi pariwisata Surakarta kepada masyarakat luas. Kami berharap para finalis mampu menjadi teladan, terus berkarya, serta berkontribusi aktif dalam membangun citra Kota Solo sebagai Kota Budaya yang kreatif, inklusif, dan mendunia,” ujar Respati.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Surakarta Maretha Dinar Cahyono menegaskan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap kemajuan sektor budaya dan pariwisata.
“Kami berharap Putra Putri Solo 2026 mampu menjadi duta yang aktif mempromosikan potensi Kota Solo, menginspirasi generasi muda, serta memperkuat citra Surakarta sebagai Kota Budaya yang dinamis dan terbuka terhadap perkembangan zaman,” katanya.
Ketua Panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2026 juga mengajak masyarakat hadir memberikan dukungan kepada para finalis yang telah melalui proses seleksi dan pembekalan.
Selain pengumuman pemenang, malam grand final akan dimeriahkan penampilan De Java Keroncong serta penampilan spesial dari Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani.
Melalui ajang ini, Disbudpar Kota Surakarta berharap lahir Putra Putri Solo 2026 yang mampu menjadi representasi terbaik Kota Solo dalam mempromosikan pariwisata, melestarikan budaya, serta membawa semangat generasi muda yang inovatif, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (jn02)
